Fakta Baru! NASA Ungkap Bumi Tidak Lagi Mengelilingi Matahari
Senin, 10 November 2025
Pengunggah: Redaksi
Sejak kecil, kita diajarkan bahwa Bumi berputar mengelilingi Matahari yang menjadi pusat Tata Surya. Namun, penjelasan ilmiah terbaru mengungkapkan bahwa konsep tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.
Menurut penjelasan NASA, Bumi dan planet-planet lain dalam Tata Surya sebenarnya tidak mengorbit langsung pada Matahari, melainkan berputar mengelilingi titik keseimbangan massa bersama yang disebut barycenter. Titik ini merupakan pusat gravitasi gabungan antara dua benda langit—dalam hal ini, Matahari dan planet-planet yang mengitarinya.
Fenomena ini disebabkan oleh adanya gaya gravitasi dua arah, di mana bukan hanya Matahari yang menarik planet, tetapi planet juga memberikan tarikan balik pada Matahari, meski dalam skala yang jauh lebih kecil. Hal tersebut membuat Matahari tidak benar-benar diam di pusat orbit, melainkan ikut “bergoyang” mengitari barycenter bersama planet-planet lain.
Menariknya, dalam sistem Tata Surya, barycenter umumnya berada sangat dekat dengan Matahari karena massanya yang jauh lebih besar dibandingkan planet lain. Namun, pengaruh gravitasi raksasa dari Jupiter dan Saturnus membuat barycenter terkadang justru berada di luar permukaan Matahari.
Astronom planet dan komunikator sains, James O'Donoghue, menjelaskan bahwa secara teknis, planet-planet di Tata Surya tidak benar-benar mengorbit Matahari. “Gravitasi terbesar justru berasal dari Jupiter, sehingga planet-planet mengorbit pada titik baru di luar angkasa,” ujarnya melalui akun X (Twitter).
Fenomena serupa juga terjadi antara Bumi dan Bulan. Satelit alami Bumi tersebut tidak mengorbit tepat di pusat Bumi, melainkan pada titik sekitar 5.000 kilometer dari pusatnya. Menariknya, titik orbit ini terus bergeser karena Bulan perlahan menjauh dari Bumi setiap tahunnya.
Penemuan ini bukan berarti pelajaran sekolah salah, melainkan penyederhanaan dari konsep fisika yang kompleks agar mudah dipahami. Kini, berkat kemajuan sains dan teknologi, kita mengetahui bahwa Bumi dan Matahari sebenarnya menari bersama di ruang angkasa, mengelilingi pusat gravitasi yang terus berubah.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Education — Belum dua bulan menjabat, Wali Kota Ito, Maki Takubo, memutuskan mundur dari jabatannya setelah ter...
EducationSelasa, 15 Juli 2025
Edukasi - Hallo sobat youtz, sosial media hari ini tidak hanya digandrungi oleh remaja saja. Dari anak kecil samp...
EducationSelasa, 01 Agustus 2023
Edukasi - Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) Wahyu Firmansyah dan tim sukses melakukan pembelajaran Pro...
EducationKamis, 08 Agustus 2024
Edukasi - Sobat Youtz, suka bingung atau kesel nggak, saat menemukan slang atau singkatan berbahasa Inggris dalam...
EducationSenin, 16 Oktober 2023
Jakarta - Kamu mungkin sering bertanya-tanya kenapa sih dataran rendah cendrung lebih panas ketimbang dat...
EducationSenin, 24 Juli 2023
Edukasi - Mentoring perdana dalam program Beasiswa Rinaldi baru-baru ini menarik minat banyak Awardee Beasiswa Ri...
EducationSelasa, 05 November 2024
Pers dan Pemerintah: Sinergi atau Tantangan di Era Prabowo?News – KG Media kembali menggelar Gagas RI, forum di...
EducationSenin, 10 Februari 2025
Edukasi - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) ...
EducationSenin, 28 Oktober 2024
Edukasi - Dalam upaya menangani masalah Kesehatan mental yang semakin kompleks di kalangan generasi sandwich, mah...
EducationKamis, 15 Agustus 2024
Edukasi - Dalam upaya membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis di era digital, Badan Eksekutif Mahasiswa F...
EducationMinggu, 01 Desember 2024