Kenapa Gempa di Rusia Dampaknya bisa Sampai ke Jepang dan Indonesia? Begini Alasannya
Kamis, 31 Juli 2025
Pengunggah: Ade Megalia Utami
Education - Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur, diguncang gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,7 pada Selasa malam (29/7/2025) waktu setempat.
Getaran kuat tersebut langsung memicu gelombang tsunami setinggi 3 hingga 4 meter di beberapa wilayah pesisir Kamchatka.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov, menyebut gempa ini sebagai salah satu yang terkuat dalam beberapa dekade terakhir.
“Kami belum pernah merasakan getaran sekuat ini sejak tahun 1997,” ujarnya dalam konferensi pers.
Di sisi lain, Menteri Situasi Darurat regional, Sergei Lebedev, menyampaikan bahwa proses evakuasi besar-besaran masih berlangsung. Ia mengimbau masyarakat untuk menjauhi garis pantai demi keselamatan.
“Tsunami ini nyata, jangan anggap enteng,” katanya tegas.
Bukan hanya Rusia yang waspada. Sistem Peringatan Tsunami AS langsung mengeluarkan peringatan dini untuk Jepang, Hawaii, Guam, dan negara-negara di wilayah Mikronesia. Gelombang laut diprediksi bisa menjalar lintas benua.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia ikut bersiaga. Menurut laporan resmi, beberapa daerah di Indonesia bagian timur menerima peringatan dini tsunami, termasuk Talaud, Gorontalo, Halmahera Utara, Manokwari, Raja Ampat, hingga Jayapura.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa kekuatan gempa Rusia memiliki daya dorong lintas samudera yang besar, sehingga getaran dan potensi tsunami bisa menjalar hingga ke kawasan Indonesia.
“Gempa ini dipicu deformasi batuan di dasar laut yang sangat dalam. Energinya luar biasa besar, sehingga memberikan dampak hingga ribuan kilometer dari titik pusat,” kata Daryono.
Daryono juga menegaskan bahwa ancaman seperti ini nyata dan patut diwaspadai.
Meski Indonesia tidak mengalami kerusakan langsung, peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama untuk wilayah rawan gempa dan tsunami.
"Alam itu nggak kenal batas negara. Kalau energinya besar, semua bisa kena imbas," ujar Daryono.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa dari wilayah Indonesia. Namun, masyarakat diminta tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan resmi dari BMKG serta BNPB.
(Ade/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Sobat youtz, kamu merasa nggak sih, kalau akhir-akhir ini cuaca di Indonesia panas banget? Saking panasnya, banya...
EducationKamis, 16 Oktober 2025
Edukasi - Setiap 12 November, masyarakat Indonesia merayakan Hari Ayah Nasional, sebuah peringatan yang mengajak ...
EducationSelasa, 12 November 2024
Edukasi – Pernah nggak sih kamu merasa bosan saat belajar? Baru buka buku sebentar tetapi sudah mengantuk. Hal ...
EducationJumat, 26 Januari 2024
Edukasi – Kecakapan berbahasa Inggris bukanlah sesuatu yang bisa diperoleh secara instan. Melainkan, membutuhka...
EducationMinggu, 15 September 2024
Edukasi - 21 Januari ada momen menarik yang selalu diperingati oleh khalayak umum baik secara nasional maupun int...
EducationSelasa, 21 Januari 2025
Edukasi - Apakah Sobat sering berada di posisi memiliki banyak tugas atau deadline yang harus diselesaikan, tapi ...
EducationSelasa, 28 November 2023
Edukasi - Sobat Youtz harus tau, saat ini kemampuan berbicara di depan publik bukan menjadi suatu kemampuan pilih...
EducationRabu, 25 Oktober 2023
Oleh: Faris Izzudin Musyaffa Masudi* Edukasi - Sobat Youtz pernah merasa bosan dengan keseharian yang biasa di...
EducationSenin, 28 Agustus 2023
Edukasi - Sobat Youtz, kita tahu bahwa anak muda memiliki peranan strategis dalam kehidupan sosial politik di Neg...
EducationSelasa, 13 Februari 2024
Edukasi – Kabar baik bagi siswa yang aktif berorganisasi! Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikda...
EducationJumat, 31 Januari 2025