Penelitian Science Alert: 24 Persen Spesies Air Tawar Terancam Punah

Rabu, 22 Januari 2025

4150

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: Ikan Air Tawar (Genvoice.id).

Edukasi - Dalam penelitian yang dirilis melalui Science Alert, para ilmuwan menemukan bahwa hampir 24 persen spesies air tawar terancam punah.

Studi ini menggunakan data dari daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), yang mencakup status konservasi ikan, capung, kepiting, udang karang, hingga udang air tawar.

Sebagaimana diketahui, spesies seperti belut Eropa dan udang karang capit putih kini masuk kategori sangat terancam. Sungai kecil yang dahulu menjadi habitat melimpah kedua spesies tersebut kini semakin kehilangan keanekaragamannya.

Ancaman Utama Spesies Air Tawar

Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

  • Polusi
  • Pembangunan bendungan
  • Pengambilan air berlebihPerubahan penggunaan lahan
  • Eksploitasi berlebihan
  • Spesies invasif
  • Penyakit

Meski angka 24 persen ini setara dengan tingkat ancaman pada amfibi, burung, dan mamalia darat, para ilmuwan menggarisbawahi bahwa kondisi spesies air tawar lebih kompleks.

Kurangnya data membuat moluska air tawar—yang diduga lebih rentan—tidak dapat dimasukkan dalam analisis.

Selain itu, pengetahuan tentang status invertebrata air tawar, seperti lalat capung atau kumbang, masih sangat minim.

Solusi Alam untuk Menyelamatkan Ekosistem

Para ilmuwan menegaskan perlunya langkah konkret untuk menyelamatkan spesies air tawar. Beberapa solusi yang diusulkan antara lain:

- Mendorong perusahaan air untuk meminimalkan limbah ke sungai dan danau.

- Mengembangkan solusi berbasis alam, seperti penanaman pohon dan perlindungan lahan basah, yang memberikan manfaat ganda bagi keanekaragaman hayati dan kesejahteraan manusia.

Penelitian ini menjadi pengingat bahwa menyelamatkan spesies air tawar tidak hanya tentang melindungi mereka, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem yang menopang kehidupan di bumi.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait