Tel-U Dorong Regulasi Emosi Mahasiswa Lewat Seni dan Kreativitas
Minggu, 17 November 2024
Pengunggah: Fathiyyah Azizah
Edukasi – Telkom University (Tel-U) melalui Direktorat Kemahasiswaan, Pengembangan Karir, dan Alumni kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa dengan menggelar acara bertajuk “Art of The Soul: Regulating Emotions Through Creativity”.
Acara yang dihelat pada Jumat (15/11) di Dome Situ Techno, Kampus Tel-U, Bandung, ini menghadirkan pendekatan unik dalam meregulasi emosi melalui seni dan kreativitas.
Kegiatan tersebut terselenggara atas kolaborasi dengan Feels Box, dan bertujuan memberikan sarana pendukung kesehatan mental bagi mahasiswa, baik melalui konseling maupun terapi psikologi berbasis seni.
Kepala Bagian Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Mahasiswa Tel-U, Pramitha Aulia, menegaskan pentingnya layanan ini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang sehat secara mental.
“Kami berharap mahasiswa memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan untuk mendukung pengelolaan emosi mereka. Dengan layanan seperti ini, kami ingin membantu mahasiswa menghadapi tantangan emosi yang kerap muncul selama masa perkuliahan,” ujar Pramitha.
Acara ini juga menghadirkan art therapist, Nurul Fathia, yang menjelaskan bagaimana seni dapat menjadi medium efektif untuk mengenali dan meregulasi emosi.
Menurutnya, art therapy bukan sekadar melibatkan aktivitas seni seperti menggambar atau melukis, tetapi juga mencakup kegiatan lain seperti menulis, bermusik, hingga menari.
“Art therapy memungkinkan individu untuk mengekspresikan emosi yang sulit diungkapkan secara verbal. Misalnya, melalui journaling atau menggambar mandala, mahasiswa bisa memahami kondisi emosi mereka, mengatasi kecemasan, dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi,” ungkap Fathia.
Ia juga menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda fisik dan psikis saat emosi mulai memuncak.
“Misalnya, jika jantung berdebar kencang atau wajah memerah, itu bisa jadi tanda seseorang sedang marah. Dengan menyadari ini, kita dapat mengambil langkah pencegahan agar emosi tidak meluap-luap,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fathia menambahkan bahwa art therapy memiliki dampak positif yang signifikan jika dilakukan secara konsisten.
Selain membantu relaksasi, kegiatan ini dapat membuka dialog dengan diri sendiri dan meningkatkan pemahaman atas emosi yang dirasakan.
Melalui program ini, Telkom University berharap mampu menciptakan ekosistem kampus yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik, tetapi juga kesejahteraan emosional mahasiswanya.
Pendekatan berbasis seni ini diharapkan menjadi salah satu solusi inovatif untuk menghadapi tekanan mental di era modern.
(Fat/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Edukasi - Apakah Sobat Youtz pecinta tanaman, jenis bunga-bungan, atau memiliki hobi menanam bunga? Mungkin ...
EducationRabu, 15 November 2023
Edukasi - Sobat Youtz, kita baru saja digemparkan dengan berita mengenai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang me...
EducationSenin, 23 Oktober 2023
Edukasi - Sobat youtz, pasti kamu akan selalu berlomba-lomba untuk jadi calon penerima beasiswa yang terus mengus...
EducationSelasa, 19 September 2023
Education — Salah satu kampus top dunia, University of Amsterdam (UvA), disebut menolak mahasiswa penerima beas...
EducationRabu, 09 Juli 2025
Education - Melibatkan diri dalam kegiatan menulis tak hanya menjadi hobi yang menyenangkan, melainkan juga sebua...
EducationSelasa, 30 Januari 2024
Edukasi - Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik, di mana lempeng-lempeng tektonik aktif bertemu dan seri...
EducationSelasa, 20 Agustus 2024
Edukasi - Sobat Youtz pasti dibuat heran ketika mendengar Bekas Popok bayi bisa menjadi pengganti pasir dalam pro...
EducationSenin, 09 Oktober 2023
Edukasi - Sebentar lagi musim penerimaan mahasiswa baru, tentu banyak kampus negeri maupun swasta mensosialisasik...
EducationSelasa, 09 Januari 2024
Pendidikan - Para Wali Murid di salah satu SMA di Tulungagung Jawa Timur ramai mengeluhkan soal mahalnya ...
EducationSabtu, 22 Juli 2023
Education – Selama ini, kita sering mengira kalau burnout atau kelelahan mental hanya disebabkan oleh tekanan p...
EducationRabu, 25 Juni 2025