Fakta-fakta Met Gala 2025, Mulai dari Daftar Tamu hingga Kontroversinya

Rabu, 07 Mei 2025

4045

Pengunggah: Anna Lutfhiah

gambar-utama
Foto: Met Gala 2025 (Live India).

Entertainment – Perhelatan Met Gala 2025 kembali mencuri perhatian dunia. Digelar pada Senin, 5 Mei 2025 di Metropolitan Museum of Art (The Met), New York, ajang tahunan ini menjadi panggung kebudayaan yang sarat pesan sosial.

Mengusung tema “Superfine: Tailoring Black Style,” Met Gala tahun ini merayakan gaya berbusana pria kulit hitam, sebuah eksplorasi akan sejarah, perlawanan, dan kebebasan dalam ekspresi mode.

Tema tersebut terinspirasi dari buku Slaves to Fashion (2009) karya Monica L. Miller, yang sekaligus menjadi salah satu kurator pameran bersama Andrew Bolton. Untuk pertama kalinya sejak 2003, seluruh tim kreatif pameran berasal dari kalangan kulit berwarna.

Met Gala kali ini hadir sebagai bentuk resistensi terhadap gelombang balik politik di Amerika Serikat yang mengancam keberagaman, sekaligus memperkuat komitmen The Met dalam mengangkat warisan dan kontribusi komunitas kulit hitam dalam sejarah busana.

Barisan Nama Besar di Balik Gala

Daftar co-chair tahun ini dipenuhi figur berpengaruh dari berbagai bidang. LeBron James, ikon basket dunia, tampil sebagai honorary co-chair bersama Pharrell Williams (musisi dan desainer pria Louis Vuitton), ASAP Rocky (rapper sekaligus ikon gaya), Lewis Hamilton (juara F1), dan aktor Colman Domingo. Anna Wintour tetap menjadi figur sentral perhelatan, seperti sejak 1999.

Tiket Met Gala dibanderol tinggi. Untuk satu kursi, harganya mulai dari US$ 75.000 (sekitar Rp 1,2 miliar), sementara satu meja untuk 10 orang mencapai US$ 350.000 (sekitar Rp 5,7 miliar).

Seluruh dana digunakan untuk mendukung operasional Costume Institute, satu-satunya departemen The Met yang wajib membiayai dirinya sendiri. Tahun lalu, gala ini berhasil menghimpun dana hingga US$ 26 juta.

Gaya Tajam dan Personal: Tailored for You

Kode busana yang bertema “Tailored for You” mendorong para tamu untuk tampil dengan sentuhan personal namun tetap elegan.

Louis Vuitton sebagai sponsor utama dan Pharrell sebagai perancang, mendominasi pemandangan red carpet. Gaya Black dandyism tampil menonjol, membaur antara siluet klasik dan narasi kebebasan berekspresi.

Sejumlah public figurebturut hadir, seperti Rihanna dan ASAP Rocky, atlet Paige Bueckers, musisi Lizzo dan Mary J. Blige, serta desainer muda kulit hitam seperti LaQuan Smith. Bintang lainnya yang tampil antara lain Kendall Jenner, Gigi Hadid, dan Hailey Bieber.

Isu dan Kontroversi

Namun, perayaan ini tidak lepas dari bayang-bayang kontroversi. Sean Combs alias P. Diddy, yang selama ini dikenal sebagai ikon gaya pria kulit hitam, absen usai mendekam di penjara Brooklyn terkait kasus kekerasan seksual.

Ketidakhadirannya menjadi simbol ironi dalam gelaran yang mengangkat budaya yang pernah ia wakili.

Tak hanya itu, Met Gala 2025 juga menuai ajakan boikot. John Jack Schlossberg, cucu Presiden John F. Kennedy, melontarkan kritik tajam di Instagram dan TikTok.

Menurutnya, perhelatan ini tak relevan di tengah berbagai krisis global yang tengah berlangsung.

 

(Ann/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait