Mengenal Orin, Mahasiswa Piatu IPK 4 Yang Tak Diloloskan KJMU

Selasa, 12 Maret 2024

15655

Pengunggah: Luthfiah Farras Sabiqoh

gambar-utama
Foto : Mengenal Orin, Mahasiswa Piatu IPK 4 Yang Tak Diloloskan KJMU ( dok/Inews semarang)

Inspirational - Siti Nurhalizah Rinjani Putri Untari atau yang akrab kali disapa orin ini, merupakan Mahasisiwi Jurusan sosial ekonomi pertanian, fakultas pertanian, di universitas sriwijaya (UNSRI) Palembang. 

Saat ini, mahasiswi semester 4 dengan IPK 4 sedang menghadapi cobaan.

Dia mendapatkan beasiswa KJMU, tapi ada keraguan tentang kelayakannya karena beasiswa ini untuk mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu.

Diketahui Orin dikampusnya tercatat sebagai mahasiswa golongan 1 atau sangat tidak mampu.

Karna statusmya itu pula orin medapat keringanan biaya dari kampus tempatnya kuliah. 

Setelah ramai dengan adanya pemberitaan mengenai pencabutan KJMU, dan orin sempat kehilangan harapan karna sebelumnya dinilai tidak layak. 

Ia telah memeriksa daftar peserta KJMU di website resmi, tetapi namanya tidak lagi terdaftar di sana, keputusan ini membuatnya terpukul. 

Bagaimana tidak, Orin sangat bergantung pada bantuan tersebut karena ayahnya hanya seorang penjual kopi di pinggir jalan.

Penghasilan mereka hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. kini ia bisa bernafas lega karna ia mendapat 2 tawaran beasiswa. “Ada tawaran (beasiswa) dari dosen saya di kampus Unsri (Universitas Sriwijaya). Ada pula pegawai di diknas yang menawari beasiswa Baznas (Badan Amil Zakat Nasional),” kata Orin, Kamis (7/3/2024).

Namun nampaknya orin akan tetap akan mendaftar lagi beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang belakangan ternyata dibuka kembali untuk kepesertaan lanjutan. 

Saat dihubungi, Orin sedang mengikuti ujian tengah semester (UTS) di kampusnya, Fakultas Pertanian UNSRI. 

Saat ini, Orin telah mengikuti UTS sejak Senin (4/3/2024). Namun karena harus mengurus kepesertaaan KJMU, dia harus terbang ke Jakarta. 

Dalam kebingungannya, Orin mencoba mencari bantuan dari berbagai pihak, termasuk sekolahnya di SMA Negeri 23 Jakarta dan pihak kelurahan. 

Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil yang memuaskan.

Bahkan ketika dia mencoba menemui petugas Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Orin hanya mendapat penjelasan yang tidak memuaskan. 

Berdasarkan penjelasan yang diterima, Orin sebenarnya memenuhi syarat sebagai mahasiswa golongan 1 atau sangat tidak mampu.

Namun, tanpa bantuan dari KJMU dia tidak akan bisa melanjutkan pendidikannya. 

Orin telah menjalani proses kuliahnya dengan sungguh-sungguh, bahkan berhasil meraih IPK 4 pada semester pertamanya dan 3,9 pada semester terakhirnya.

Tidak hanya itu, Orin juga pernah dipercaya menjadi Sekretaris Panitia Pelaksana Kegiatan Agrives pada tahun 2023 di Palembang. Keputusan ini menjadi pukulan berat bagi Orin dan banyak siswa lainnya. 

Orang-orang yang berusaha mencapai mimpi dan mengubah nasib keluarga mereka sekarang harus menghadapi kenyataan yang mengerikan bahwa akses ke pendidikan mereka terancam ditutup. 

Semoga ada cara untuk membantu mereka melewati kesulitan ini dengan berani tanpa mengorbankan masa depan mereka.

 

(Lfs/Shz)

 

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait