Keputusan Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas PBSI Jadi Perhatian
Selasa, 19 Mei 2026
Pengunggah: Redaksi
Kabar mundurnya Gregoria Mariska Tunjung dari Pelatnas PBSI menjadi sorotan publik bulu tangkis nasional. Keputusan yang diambil peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu bukan sekadar pergantian status atlet, melainkan juga cerminan beratnya tekanan fisik dan mental yang harus dihadapi atlet elite Indonesia.
Setelah 12 tahun membela Merah Putih di bawah naungan Pelatnas Cipayung, Gregoria memilih menepi demi memprioritaskan pemulihan kesehatannya. Gangguan vertigo yang dialaminya sejak Maret 2025 disebut mulai menghambat performa dan membuatnya beberapa kali absen dari turnamen internasional penting.
Di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap prestasi bulu tangkis Indonesia, keputusan Gregoria justru memunculkan diskusi lebih luas mengenai ketahanan atlet nasional. Selama ini, atlet kerap dipandang hanya dari capaian medali dan ranking dunia, sementara kondisi kesehatan mereka sering luput dari perhatian serius.
PBSI melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Eng Hian, menyatakan menghormati langkah yang diambil Gregoria. Sikap tersebut menunjukkan bahwa kesehatan atlet mulai ditempatkan sebagai prioritas penting dalam pembinaan olahraga modern.
Namun, mundurnya Gregoria juga menjadi alarm bagi regenerasi tunggal putri Indonesia. Sosok Gregoria selama beberapa tahun terakhir dianggap sebagai wajah utama sektor tunggal putri, terutama setelah konsistensinya menembus level elite dunia dan keberhasilannya menyumbang medali Olimpiade.
Kepergian atlet berusia 26 tahun itu meninggalkan pertanyaan besar: sejauh mana sistem pembinaan mampu menjaga keberlanjutan prestasi tanpa mengorbankan kondisi atlet? Persaingan internasional yang semakin ketat menuntut kesiapan fisik prima, tetapi juga membutuhkan dukungan medis dan psikologis yang kuat.
Di sisi lain, keputusan Gregoria mendapat simpati luas dari masyarakat. Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberanian untuk memilih kesehatan di tengah tuntutan prestasi yang tidak ringan. Setelah lebih dari satu dekade berjuang membawa nama Indonesia di panggung dunia, Gregoria dinilai telah memberikan dedikasi yang tidak sedikit bagi bulu tangkis nasional.
Ucapan perpisahan PBSI di media sosial pun dipenuhi dukungan dan doa dari para penggemar. Nama Gregoria bukan hanya identik dengan prestasi, tetapi juga kerja keras dan semangat pantang menyerah yang selama ini menjadi inspirasi bagi generasi muda atlet Indonesia.
Kini, publik berharap proses pemulihan Gregoria berjalan baik dan membuka jalan baru bagi masa depannya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sebab, terkadang keputusan terbesar seorang atlet bukan hanya tentang bertanding, melainkan tentang mengetahui kapan harus berhenti demi dirinya sendiri.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Olahraga - Sobat Youtz, selain Spanyol yang baru saja berbahagia lantaran tim nasional kesayangannya berhasil m...
SportKamis, 18 Juli 2024
Akhir-akhir ini, olahraga dengan raket seperti tenis, padel, hingga bulutangkis kembali menjadi sorotan. Di media...
SportSelasa, 14 Oktober 2025
Olahraga - Timnas Indonesia menang 1-0 atas Vietnam pada laga ketiga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asi...
SportJumat, 22 Maret 2024
Olahraga - Sobat Youtz, siapa yang nonton pertandingan sepakbola antara Indonesia vs Australia pada laga putaran ...
SportKamis, 12 September 2024
Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, akan menjalani debut di All England Open 2026 yang be...
SportRabu, 25 Februari 2026
Sepakbola - Usai kalah dari Irak 1-2 di perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23, harapan Indonesia hanya tinggal ...
SportJumat, 03 Mei 2024
Sport - Sobat Youtz, lagi-lagi Garuda Muda menunjukkan mental juara! Timnas Indonesia U-17 sukses menutup fase Gr...
SportSabtu, 12 April 2025
Olahraga - Pertarungan tersaji di ajang badminton Malaysia Open 2024. Perwakilan Indonesia Dejan Ferdinansyah/Glo...
SportRabu, 10 Januari 2024
Sepakbola - Baru menjalani laga kedua di perhelatan akbar sepakbola usia 17 tahun, sejumlah negara berhasil menun...
SportKamis, 16 November 2023
Sepakbola - Sobat Youtz, kabar membanggakan datang lagi dari punggawa muda kita usai Tim Nasional (Timnas) Indone...
SportSelasa, 29 Oktober 2024