Stadion Tugu Disulap Jadi Markas Persitara Berstandar FIFA

Senin, 02 Juni 2025

1955

Pengunggah: Rifanya Putri Amanu

gambar-utama
Foto: Pramono cek kondisi lapangan (poros jakarta).

Sport - Wajah Stadion Tugu di Koja, Jakarta Utara, kini berubah total. Bukan lagi sekadar lapangan bola biasa, stadion ini disulap jadi ikon baru olahraga Ibu Kota setelah menjalani revitalisasi tahap pertama.

Stadion yang akan menjadi markas Persitara Jakarta Utara, klub sepak bola yang kini berlaga di Liga 3. Kini tampil dengan sentuhan modern. Salah satu sorotan utamanya adalah penggunaan rumput sintetis bersertifikasi FIFA. Artinya, stadion ini sudah memenuhi standar internasional.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang meninjau langsung progres pembangunan pada Senin (2/6/2025), menyatakan rasa bangganya.

“Kalau rumputnya sudah berstandar FIFA, pemain internasional pun bisa main di sini,” ujarnya di lokasi.

Selain rumput berkelas dunia, Stadion Tugu kini memiliki kapasitas 4.200 bangku penonton. Meski pembangunan tribun belum selesai sepenuhnya, fasilitas lain seperti gawang, garis lapangan, bendera sudut, toilet umum, dan musala sudah tersedia dan bisa digunakan.

Yang bikin stadion ini makin keren: desainnya akan mengusung ornamen khas Betawi, termasuk motif gigi balang di tribun utama.

“Kita ingin stadion ini tidak cuma fungsional, tapi juga punya identitas Jakarta,” tambah Pramono.

Revitalisasi ini bukan hanya kabar baik untuk Persitara yang selama ini minim fasilitas, tapi juga untuk ekonomi lokal. Area stadion nantinya akan dilengkapi lapak UMKM, stand merchandise, hingga toko jersey Persitara.

“Saya sudah minta ada tempat jualan UMKM dan merchandise. Ini penting buat penguatan ekonomi sekitar stadion,” jelas Pramono.

Revitalisasi Stadion Tugu dilakukan dalam dua tahap dengan total anggaran Rp 180,94 miliar. Menariknya, proyek ini tidak menggunakan dana APBD. Semua pembiayaan berasal dari kompensasi pembangunan rumah susun milik PT Arsya Mandiri Land.

Tahap pertama menghabiskan dana Rp 79,94 miliar. Sedangkan tahap kedua sebesar Rp 101 miliar dan ditargetkan rampung akhir Desember 2025. Tahap selanjutnya akan menambah tribun di sisi utara dan barat serta meningkatkan kapasitas penonton menjadi 5.000 orang.

Pramono optimistis Stadion Tugu akan jadi kebanggaan baru warga Jakarta Utara.

“Saya yakin stadion ini bisa jadi simbol semangat baru untuk olahraga dan ekonomi warga Jakut.”

 

(Rif/far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait