Fakta Baru! NASA Ungkap Bumi Tidak Lagi Mengelilingi Matahari

Senin, 10 November 2025

2165

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Sumber: cnbcindonesia

Sejak kecil, kita diajarkan bahwa Bumi berputar mengelilingi Matahari yang menjadi pusat Tata Surya. Namun, penjelasan ilmiah terbaru mengungkapkan bahwa konsep tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.

Menurut penjelasan NASA, Bumi dan planet-planet lain dalam Tata Surya sebenarnya tidak mengorbit langsung pada Matahari, melainkan berputar mengelilingi titik keseimbangan massa bersama yang disebut barycenter. Titik ini merupakan pusat gravitasi gabungan antara dua benda langit—dalam hal ini, Matahari dan planet-planet yang mengitarinya.

Fenomena ini disebabkan oleh adanya gaya gravitasi dua arah, di mana bukan hanya Matahari yang menarik planet, tetapi planet juga memberikan tarikan balik pada Matahari, meski dalam skala yang jauh lebih kecil. Hal tersebut membuat Matahari tidak benar-benar diam di pusat orbit, melainkan ikut “bergoyang” mengitari barycenter bersama planet-planet lain.

Menariknya, dalam sistem Tata Surya, barycenter umumnya berada sangat dekat dengan Matahari karena massanya yang jauh lebih besar dibandingkan planet lain. Namun, pengaruh gravitasi raksasa dari Jupiter dan Saturnus membuat barycenter terkadang justru berada di luar permukaan Matahari.

Astronom planet dan komunikator sains, James O'Donoghue, menjelaskan bahwa secara teknis, planet-planet di Tata Surya tidak benar-benar mengorbit Matahari. “Gravitasi terbesar justru berasal dari Jupiter, sehingga planet-planet mengorbit pada titik baru di luar angkasa,” ujarnya melalui akun X (Twitter).

Fenomena serupa juga terjadi antara Bumi dan Bulan. Satelit alami Bumi tersebut tidak mengorbit tepat di pusat Bumi, melainkan pada titik sekitar 5.000 kilometer dari pusatnya. Menariknya, titik orbit ini terus bergeser karena Bulan perlahan menjauh dari Bumi setiap tahunnya.

Penemuan ini bukan berarti pelajaran sekolah salah, melainkan penyederhanaan dari konsep fisika yang kompleks agar mudah dipahami. Kini, berkat kemajuan sains dan teknologi, kita mengetahui bahwa Bumi dan Matahari sebenarnya menari bersama di ruang angkasa, mengelilingi pusat gravitasi yang terus berubah.

Penulis : Radhwa Larasati Tetuko

Editor : Tiara De Silvanita

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait