Bikin Ulah, Influencer Asal Malaysia Modif Mobil Jadi Kolam Renang Disetop Polisi

Rabu, 11 Desember 2024

4495

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: SS TikTok @isarbians

News — Isa Isarb, influencer asal Malaysia, kembali berulah setelah aksinya mengubah mobil Proton Waja menjadi kolam renang berjalan.

Tidak hanya menjadi tontonan di jalan raya, aksi nekat ini berakhir dengan didatangi polisi.

Dalam video yang viral di TikTok, Isa bersama teman-temannya bersantai di "kolam renang" mini di bagian belakang mobil yang sedang ditarik oleh sebuah BMW di jalan tol.

Bagian atap mobil dipotong, kursi belakang diubah menjadi kolam berisi air, menjadikan kendaraan ini modifikasi menyerupai kolam renang.

Namun, keseruan itu terhenti ketika mobil polisi menghampiri Isa dan rekan-rekannya.

Lewat pengeras suara, petugas memberi perintah untuk segera berhenti.

“Modifikasi seperti ini tidak hanya ilegal, tapi sangat berbahaya,” ujar salah satu petugas kepada Isa di sisi jalan.

Alih-alih dikenakan tindakan hukum, Isa hanya mendapat peringatan dari polisi. Keputusan ini memicu kemarahan warganet.

Banyak yang mempertanyakan mengapa pihak berwenang tidak mengambil langkah tegas atas aksi yang dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Kami cuma ingin bersenang-senang. Tidak ada niat buruk,” klaim Isa dalam videonya.

Namun, tak lama setelah dihentikan polisi, mobil modifikasi tersebut mengalami kerusakan serius. Isa akhirnya memanggil mobil derek untuk memindahkan kendaraan itu.

Respons publik pun memanas. Beberapa mengecam polisi karena dianggap terlalu lunak, sementara lainnya mengkritik Isa karena aksinya dinilai sembrono.

“Influencer itu punya tanggung jawab untuk memberi contoh yang baik, bukan aksi berbahaya seperti ini,” tulis seorang warganet.

Tak cukup sampai di situ, Isa bercanda dalam video berikutnya bahwa ia berencana membeli mobil baru di Terengganu untuk kembali melakukan modifikasi serupa. Sikap santainya ini semakin menyulut kritik dari publik.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa konten viral memiliki risiko besar, baik bagi pelaku maupun masyarakat luas.

Pihak berwenang diharapkan bersikap lebih tegas agar aksi berbahaya seperti ini tidak terulang.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait