Adan Sembiring dan Perjalanan Inspiratifnya Menjadi Traveler dan Guru Muda
Kamis, 15 Agustus 2024
Pengunggah: Wilna Liana Az Zahra
Inspiratif: Episode ke-24 Youtz Talk pada Sabtu, (10/8) kemarin, kedatangan tamu yang luar biasa inspiratif, loh sobat Youtz.
Ia adalah Muhammad Adan Romano Sembiring, seorang mahasiswa, guru muda, sekaligus imam masjid yang memiliki hobi traveling.
Dalam sesi bincang-bincang ini, Adan membagikan kisah hidupnya yang menginspirasi, bagaimana ia menyeimbangkan antara pendidikan, pekerjaan, dan hobinya.
Awal Mula Keinginan Menjadi Seorang Pengajar
Muhammad Romano Sembiring, atau juga akrab disapa Kak Adan, berasal dari Langkat, Sumatera Utara.
Sejak kecil, ia sudah tertarik dengan kegiatan mengajar. Berawal dari hobi mengajar orang-orang sekitarnya, akhirnya tumbuhlah keinginan atau cita-cita untuk menjadi seorang guru.
"Mengajar anak-anak di lingkungan itu menjadi hobi saya. Dari mulai entah kenapa saya seneng aja gitu ngajarin anak-anak. Bahkan ngajarin adik sendiri itu saya senang sekali gitu sehingga saya punya cita-cita pengen menjadi seorang guru,” tuturnya.
Namun, perjalanan menuju cita-citanya itu tidaklah mudah. Setelah lulus dari MA Negeri di Langkat, Adan menghadapi berbagai kendala, terutama masalah ekonomi yang membuatnya harus menunda impian untuk melanjutkan pendidikan pesantren di pulau Jawa.
Meski begitu, ia tidak patah semangat. Ia akhirnya memutuskan untuk belajar di pesantren yang berada di dekat rumah saja namun menjadi bekal penting bagi kariernya sebagai pengajar di bidang agama.
Menyeimbangkan Pendidikan, Karier, dan Hobi
Salah satu hal yang membuat Adan begitu istimewa adalah bagaimana ia mampu menyeimbangkan banyak peran dalam hidupnya. Selain menjadi mahasiswa, ia juga berprofesi sebagai guru, bahkan sebagai imam masjid di Jakarta.
Tidak hanya itu, ia juga sangat gemar traveling. Baginya, traveling bukan sekadar hobi, tetapi juga sarana untuknya belajar dan bahkan mengajar.
"Saat itu di Bekasi saya ambil beasiswa untuk menyelesaikan hafal 30 juz. Selama satu tahun di sana dan saya merasa ini menjadi bekal saya untuk bisa kemana saja karena dengan platform hafalan saya saya bisa mengajar ke Sulawesi, saya bisa mengambil program Tahfidz di Riau, saya bisa mengajar di Aceh saya bisa mengajar di Surabaya, dan sebagainya”, jelasnya.
Meski memiliki peran yang banyak, menurut Adan perlu untuk menetapkan prioritas, mana yang paling penting.
Baginya pendidikan menjadi prioritasnya dalam hidup karena hal itu lah yang menjadi tujuan utamanya saat datang ke Jakarta. Pekerjaannya sebagai seorang pengajar dan imam masjid adalah bagian dari support untuk mencapai pendidikannya.
“Pekerjaan seprofesi, seperti mengajar dan imam ini merupakan bagian dari support saya untuk mencapai pendidikan. Karena saya sudah sampaikan bahwa saya kuliah dengan biaya saya sendiri,” ucapnya.
Support System dan Peran Penting Keluarga Dalam menjalani kehidupannya yang padat, Adan sangat menghargai peran keluarga dan teman-teman sebagai support system-nya.
"Keluarga adalah support system terpenting bagi saya, terutama mama. Motivasi terbesar saya adalah membahagiakan orang tua," ujarnya dengan penuh haru. Ia juga menekankan pentingnya memiliki inner circle yang positif.
"Berteman dengan orang-orang yang dapat mendukung tujuan kita sangat penting. Saya sangat selektif dalam memilih teman karena mereka juga berperan dalam kesuksesan kita," tambahnya.
Menginspirasi Melalui Pengajaran dan Traveling
Sebagai seorang guru, Adan tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga berusaha menjadi contoh yang baik bagi murid-muridnya.
"Menjadi seorang guru adalah tantangan besar, terutama bagi saya yang seorang introvert. Namun, saya terus belajar bagaimana cara mengelola kelas, memanage pelajaran, dan membuat suasana belajar yang menyenangkan," ungkapnya.
Selain itu, traveling juga menjadi salah satu cara bagi Adan untuk menginspirasi orang lain. Baginya, traveling bukan hanya soal bersenang-senang, tetapi juga bisa menjadi sarana untuk belajar hal-hal baru.
"Kita bisa pergi ke tempat-tempat yang berpotensi memberikan ilmu pengetahuan seperti museum atau situs-situs sejarah," jelasnya.
Kisah Adan mengajarkan kita bahwa perjalanan hidup tidak selalu mulus. Namun, dengan semangat, dukungan dari keluarga, dan fokus pada tujuan, kita bisa mengatasi segala rintangan.
"Saya pernah diragukan oleh banyak orang, tetapi saya selalu kembali kepada tujuan utama saya. Tuhan telah mengantarkan saya sampai di titik ini, dan saya yakin, kita semua bisa mencapai impian kita jika kita tetap berusaha," tutupnya.
Jadi, Sobat Youtz, apapun impian dan tantangan yang kamu hadapi, jangan pernah menyerah. Seperti yang Kak Adan katakan, "Mimpi itu bukannya tidak tercapai, tapi belum tercapai." Teruslah berusaha, dan jadikan perjalananmu sebagai inspirasi bagi orang lain.
(Wil/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Inspirasi - Sobat Youtz, Tahu gak sih ? Dalam industri digital kreatif, ada satu nama yang telah mengukir jejakny...
InspirationalMinggu, 30 Juni 2024
Inspiratif - Tim Teman Timun PKM-RSH (Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora) Universitas Pe...
InspirationalSenin, 29 Juli 2024
Inspirational – Maulida Az Zahra, siswi kelas XII MAN 1 Brebes, Jawa Tengah, membuktikan bahwa tekad dan mimpi ...
InspirationalSelasa, 06 Mei 2025
Inspirasi - Sobat Youtz, baru-baru ini, kita menyaksikan momen inspiratif dengan kehadiran seorang tokoh yang sud...
InspirationalMinggu, 30 Juni 2024
Inspirational - Tidak banyak orang di era saat ini yang bisa mengubah kekurangannya menjadi sebuah kelebihan yang...
InspirationalRabu, 24 April 2024
Inspiratif - Bryan Sukidi, seorang siswa asal Indonesia yang bersekolah di Amerika Serikat berhasil menorehkan pr...
InspirationalKamis, 05 September 2024
Inspiratif - Sobat Youtz, siapa yang sekarang lagi suka nonton Clash of Champions? Itu loh reality show yang di...
InspirationalSabtu, 22 Juni 2024
Inspirational - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, baru saja mengumumkan susunan Menteri dan Wakil Men...
InspirationalJumat, 25 Oktober 2024
Inspiratif - Di era digital ini, belajar bahasa Inggris menjadi kebutuhan, terutama bagi generasi muda yang ingin...
InspirationalSabtu, 21 September 2024
Inspiratif - Jagat netizen sekarang ramai membahas Clash of Champions, sebuah show dari salah satu platform eduka...
InspirationalSenin, 15 Juli 2024