Anak Muda di Vietnam Pilih Sewa Pasangan Demi Tenangkan Ortu
Selasa, 03 Desember 2024
Pengunggah: Redaksi
News - Fenomena penundaan pernikahan di kalangan anak muda Vietnam kini memunculkan tren unik.
Banyak anak muda di Vietnam menyewa pasangan untuk "menenangkan" orang tua.
Tren ini banyak dijumpai di perkotaan besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City, di mana tekanan untuk menikah dan memiliki anak sering membebani generasi muda.
Di platform media sosial (Medsos) di Vietnam, puluhan grup menawarkan jasa pasangan bayaran dengan anggota mencapai puluhan ribu.
Minh Thu (30), wanita asal Provinsi Nam Dinh, menjadi salah satu pengguna layanan tersebut.
Setelah lima tahun tanpa berkencan akibat tuntutan pekerjaan, orang tua Minh mendesaknya menikah, bahkan melarangnya pulang saat Imlek jika tidak membawa kekasih.
Terjepit antara tuntutan karier dan keluarga, Minh menyewa seorang pria untuk berpura-pura menjadi kekasihnya.
“Dia membantu ibu saya memasak dan mengobrol dengan saudara-saudara saya. Melihat orang tua saya bahagia seperti itu, saya merasa lega,” ujar Minh.
Di sisi lain, Huy Tuan (25), pria asal Hanoi yang menyediakan jasa ini, mengaku harus menjaga penampilan dan keterampilannya demi memuaskan klien.
"Saya rutin ke gym, belajar memasak, bernyanyi, hingga mengasah kemampuan percakapan," ungkap Tuan.
Dirinya membatasi empat klien per bulan untuk menjaga kualitas layanannya.
Tarifnya bervariasi, mulai dari Rp 159 ribu untuk kencan santai hingga Rp 627 ribu untuk pertemuan keluarga.
Sosiolog di Vietnam melihat tren ini sebagai gambaran tekanan sosial yang dihadapi generasi muda.
Bagi sebagian orang, menyewa pasangan menjadi cara pragmatis untuk meredakan konflik dengan keluarga tanpa mengorbankan ambisi pribadi.
Namun, di balik tren ini, muncul pertanyaan tentang dampaknya pada norma sosial dan hubungan jangka panjang di Vietnam.
Fenomena ini menjadi cerminan kompleksitas dinamika keluarga dan budaya dalam era modern.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Semakin banyak pasangan di Indonesia yang harus menunda rencana pernikahan mereka. Namun bukan karena a...
NewsRabu, 13 Maret 2024
News - Ukraina baru saja melakukan operasi drone terbesar mereka. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 117 unit drone ...
NewsSenin, 02 Juni 2025
News – Kecelakaan dialami rombongan bus pariwisata di jalur lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Ti...
NewsSenin, 15 September 2025
News — Bekerja dari pukul 9 pagi hingga 9 malam selama enam hari sepekan jadi standar tak tertulis di industri ...
NewsRabu, 04 Juni 2025
Pemerintah memperketat pengawasan kesehatan di pintu masuk internasional, menyusul merebaknya kasus virus Nipah d...
NewsKamis, 29 Januari 2026
Bogor - Aksi tawuran yang dilakukan oleh Dua kelompok pelajar di Jalan Raya Salabenda Bogor, Tanahsareal, Kota Bo...
NewsRabu, 12 Juni 2024
News – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai anggota DPR RI periode ...
NewsKamis, 11 September 2025
Jepang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi persoalan lingkungan melalui inovasi yang tak biasa: me...
NewsSenin, 30 Maret 2026
News – Sebuah mobil terseret arus banjir deras di Kampung Nawit, Desa Kertarahayu, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa...
NewsSelasa, 04 Maret 2025
News - Seorang pria berinisial MR (56) tega membakar istrinya hanya karena dilanda cemburu buta. Peristiwa terseb...
NewsSelasa, 23 September 2025