Kemenhub Lepas 10 Bus Mudik Gratis dari Pondok Cabe Menuju Aceh dan Medan

Rabu, 18 Maret 2026

480

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Sumber gambar: Titik keberangkatan mudik gratis yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan

Suasana pagi di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (16/3) sekitar pukul 08.00 WIB, dipenuhi antusiasme para pemudik yang bersiap pulang ke kampung halaman. Kementerian Perhubungan secara resmi melepas keberangkatan 10 bus dalam program Mudik Gratis 2026 dengan tujuan Pulau Sumatera, khususnya Aceh dan Medan.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Di tengah meningkatnya mobilitas jelang Lebaran, kehadiran mudik gratis dinilai tidak hanya meringankan beban ekonomi pemudik, tetapi juga berkontribusi dalam menekan kepadatan lalu lintas serta potensi kecelakaan di jalan raya.

Pelepasan bus dilakukan secara simbolis dan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Dr. Muiz Thohir, Direktur Sarana Keselamatan Transportasi Jalan Yusuf Nugroho, serta jajaran kepolisian Tangerang Selatan yang mengawal jalannya pemberangkatan.

Meski jumlah armada yang diberangkatkan pada tahap ini masih terbatas, program ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses transportasi publik yang inklusif. Namun demikian, kebutuhan mudik yang tinggi setiap tahunnya menjadi catatan penting agar kapasitas dan jangkauan program serupa dapat terus ditingkatkan.

Di sisi lain, pengawalan dari aparat kepolisian menunjukkan adanya perhatian terhadap aspek keselamatan perjalanan. Hal ini menjadi krusial, mengingat perjalanan jarak jauh menuju Sumatera memiliki tantangan tersendiri, baik dari segi kondisi jalan maupun durasi tempuh.

Ke depan, program mudik gratis tidak hanya diharapkan menjadi solusi jangka pendek saat musim Lebaran, tetapi juga bagian dari strategi berkelanjutan dalam mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum yang lebih aman dan efisien. Dengan demikian, mudik tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga pengalaman perjalanan yang lebih tertata dan manusiawi.

Penulis : Radhwa Larasati Tetuko

Editor : Tiara De Silvanita

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait