Atlet Disabilitas di Bekasi Mendapatkan Intimidasi, Dicoret, hingga Gaji Tak Dibayar
Selasa, 17 Juni 2025
Pengunggah: Fildzah Izzati Ishmah
Sport — Sejumlah atlet disabilitas yang selama ini dibina oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi mengaku dicoret secara sepihak dari daftar atlet tanpa pemberitahuan resmi.
Mereka pun angkat suara meski selalu dikucilkan, bahkan mereka mendapatkan diintimidasi.
Salah satu atlet, Indah Permatasari (25), yang sudah empat tahun memperkuat NPCI Bekasi, menyebut pencoretan itu terjadi setelah ia mempertanyakan honor mereka yang belum dibayar.
“Kami hanya menanyakan hak kami. Tapi malah dihukum. Kami benar-benar tidak paham,” ujar Indah kepada Kompas.com, Senin (16/6/2025).
Indah mengaku, usai mempertanyakan haknya, ia bersama beberapa rekannya malah diancam oleh oknum pengurus NPCI.
“Ada yang bilang, ‘Kalau kamu berkoar-koar atau enggak suka sama pengurus sekarang, ya silakan keluar dari NPCI’,” ujarnya.
Menurut mereka, satu-satunya penghasilan yang mereka punya hanya dari status sebagai atlet binaan.
Setelah merasa tersingkir, Indah dan rekannya angkat kaki dari mes NPCI yang terletak di Villa Putra Cakung.
Mereka mendatangi Kantor NPCI Kabupaten Bekasi di Stadion Wibawamukti, Cikarang Timur, menuntut penjelasan dan pembayaran honor dua bulan terakhir.
Namun, mereka hanya menerima satu bulan honor, tanpa kejelasan soal sisa tunggakan.
“Dua bulan belum dibayar. Tapi kami cuma dikasih satu bulan,” keluh Indah.
Menanggapi hal ini, Humas NPCI Kabupaten Bekasi, Abdul Rouf, membantah tuduhan pengusiran maupun intimidasi. Ia menyebut para atlet meninggalkan mes atas inisiatif pribadi setelah status mereka sebagai atlet binaan resmi dicabut untuk periode 2025.
“Tidak ada pengusiran. Mereka sendiri yang angkat barang setelah liburan. Kalau ada intimidasi, tolong tunjukkan buktinya, entah itu chat, suara, atau rekaman,” tegas Rouf.
Namun, video berdurasi 30 detik yang viral di media sosial memperlihatkan empat atlet disabilitas membawa koper dan barang keluar dari mes. Indah tampak ada dalam video itu.
“Ya terusir kali, jadi ya kami bawa barang aja. Dicoret, enggak ada pemanggilan,” ucapnya dalam video.
Kasus ini langsung viral. Di media sosial, banyak warganet menyayangkan perlakuan terhadap atlet disabilitas yang dianggap jauh dari ekspektasi.
Kritik pun juga diarahkan pada manajemen internal NPCI Kabupaten Bekasi yang dinilai tidak transparan dan kurang menghargai kontribusi para atlet.
(Fel/far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Sport – Jay Idzes, bek tengah Timnas Indonesia yang juga bermain di klub Venezia, menjadi pemain dengan nilai p...
SportRabu, 18 Juni 2025
Olahraga - Ajang kompetisi olahraga dunia, Olimpiade Paris 2024, resmi berakhir Minggu, (11/8) kemarin dengan dit...
SportJumat, 16 Agustus 2024
Olahraga - Nasib berbeda dialami dua tim Indonesia, RRQ Hoshi dan ONIC Esports, di semifinal turnamen 'Mobile Leg...
SportSabtu, 02 Maret 2024
Sport – Bupati Kabupaten Malang, HM Sanusi, memastikan Arema FC dapat kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan se...
SportSelasa, 18 Maret 2025
Sport - Bursa transfer Super League 2025/2026 benar-benar dikejutkan oleh bursa transfee yang dilakukan oleh Pers...
SportKamis, 28 Agustus 2025
Sepakbola - Masyarakat Indonesia harus mengelus dada melihat Tim Nasional (Timnas) Indonesia harus gagal menang u...
SportJumat, 11 Oktober 2024
Olahraga - Timnas U23 Indonesia mendapat suntikan besar dengan bergabungnya bek kiri Nathan Tjoe-A-On ke Piala As...
SportSelasa, 16 April 2024
Olahraga - Sobat Youtz, masih hangat obrolan seputar Euro Cup 2024, yang mana di tahun ini, Tim Matador Spanyol b...
SportRabu, 17 Juli 2024
Olahraga - Sejarah baru kembali terukir dalam sepak bola Indonesia! Timnas U-19 Garuda Muda berhasil merengkuh ge...
SportSelasa, 30 Juli 2024
Perombakan di Pelatnas PBSI kembali menghadirkan kejutan. Kali ini, keputusan besar datang dari Apriyani Rahayu. ...
SportKamis, 09 Juli 2026