Usai Kalah Lawan Malaysia, The Daddies Resmi Gantung Raket dari Dunia Bulutangkis
Jumat, 24 Januari 2025
Pengunggah: Anna Lutfhiah
Sport - Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan, pasangan ganda putra legendaris Indonesia yang dikenal dengan julukan The Daddies, resmi mengakhiri karier mereka di dunia bulu tangkis setelah kalah di babak 16 besar Indonesia Masters 2025.
Kekalahan dari pasangan Malaysia, Arif Junaidi/Roy King Yap, di Istora Senayan, Jakarta, menjadi momen perpisahan yang penuh haru.
Ribuan penggemar memadati Istora untuk menyaksikan laga terakhir pasangan yang telah menjadi ikon bulu tangkis dunia selama 13 tahun ini. Suasana emosional terasa saat tepuk tangan meriah dan isak tangis mengiringi salam perpisahan Ahsan dan Hendra.
Dalam pidato perpisahan mereka, keduanya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para penggemar, pelatih, dan rekan-rekan yang telah mendukung perjalanan mereka.
“Ini bukan akhir dari cinta kami untuk bulu tangkis. Kami akan terus berkontribusi untuk olahraga ini, meski tidak lagi berada di lapangan sebagai pemain,” ungkap Hendra di depan para penggemarnya.
Sebagaimana diketahui, sejak berpasangan pada 2012, Ahsan dan Hendra telah mencatatkan sederet prestasi gemilang.
Mereka berhasil mengantongi tiga gelar Juara Dunia (2013, 2015, 2019), dua medali emas Asian Games (2014, 2018), dan puluhan gelar dari berbagai turnamen internasional.
Julukan The Daddies diberikan oleh para penggemar, sebagai tanda bahwa keduanya cukup dewasa dalam meraih prestasi untuk Indonesia.
Pasangan ini sempat berpisah pada 2016 dan gagal bersinar bersama pasangan masing-masing.
Namun, pada 2018, mereka kembali bersatu dan kembali menunjukkan aksi magis yang memukau dunia bulu tangkis.
Keputusan mereka untuk pensiun menjadi banyak diperbincangkan di media sosial. Para penggemar, atlet, hingga tokoh olahraga berlomba menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan inspirasi yang diberikan oleh The Daddies.
“Terima kasih pasangan terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Kalian akan selalu dikenang sepanjang masa,” tulis seorang penggemar di Twitter.
“Selamat beristirahat, bapak-bapak inspirasi. Semoga sehat selalu dan terus membangun generasi muda bulu tangkis,” tulis komentar lainnya.
Meskipun gantung raket, Ahsan dan Hendra berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan bulu tangkis Indonesia. Mereka berharap para junior bisa terus berjuang mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia di tengah persaingan ketat dunia.
“Tak ada yang mudah, tapi jangan menyerah. Kegagalan adalah pelajaran untuk terus memperbaiki diri,” pesan Ahsan kepada para atlet muda.
Selamat jalan, The Daddies. Nama kalian akan selalu terukir dalam sejarah bulu tangkis dunia!
(Ann/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Sepakbola - Sobat youtz, Piala Asia U-23 sudah dimulai sejak tanggal 12 Januari lalu. Dalam kejuaraan ini setida...
SportSelasa, 16 Januari 2024
Olahraga - Ajang kompetisi olahraga dunia, Olimpiade Paris 2024, resmi berakhir Minggu, (11/8) kemarin dengan dit...
SportJumat, 16 Agustus 2024
Sepakbola - Sebagai Asiosiasi Sepakbola terbesar di dunia, FIFA kembali merilis daftar rangking dunia. Terbaru, I...
SportJumat, 22 September 2023
Jalan kaki selama ini dikenal sebagai salah satu olahraga paling sederhana, murah, dan mudah dilakukan oleh hampi...
SportSenin, 01 Juni 2026
Dominasi ganda putra Indonesia kembali menjadi sorotan di ajang Singapore Open 2026. Kali ini, pasangan independe...
SportSabtu, 30 Mei 2026
Istora Gelora Bung Karno kembali menyaksikan lahirnya harapan baru dari sektor ganda putra Indonesia. Lewat perma...
SportSelasa, 27 Januari 2026
Indonesia International Challenge 2025 akan menjadi ajang yang penuh kejutan dengan munculnya banyak pasangan bar...
SportSenin, 20 Oktober 2025
Langkah pasti ditunjukkan Richie Duta Ricardo dalam menapaki musim kompetisi 2026. Pebulu tangkis tunggal putra p...
SportSelasa, 31 Maret 2026
Olahraga - Garuda Muda berhasil mengalahkan Korea Selatan U-23 lewat adu penalti dengan skor 11-10 setelah bermai...
SportJumat, 26 April 2024
Pembinaan bulutangkis Indonesia memasuki babak baru. Jika sebelumnya proses pencarian bibit atlet lebih terpusat ...
SportSelasa, 19 Mei 2026