Jadi yang Pertama di Dunia, India Punya Bandara Pertama yang Dioperasikan dengan Panel Surya
Kamis, 13 November 2025
Pengunggah: Redaksi
Bagaimana sih wujud bandara ramah lingkungan di dunia? Pertama di dunia, India memiliki bandar udara yang seluruhnya dioperasikan dengan panel surya. Pada saat perubahan iklim menjadi suatu ancaman yang serius, dunia penerbangan pun juga berjalan menuju arah berkelanjutan.
Cochin International Airport (CIAL), jadi bandara pertama di dunia yang dioperasikan oleh panel surya. Tempat ini dilengkapi dengan sistem tenaga surya sebesar 50 megawatt yang tersebar di area seluas lebih dari 45 hektar. Produksi energinya mencapai sekitar 48 ribu kWh setiap hari, cukup untuk menggerakkan seluruh fasilitas bandara.
Tak hanya memenuhi seluruh kebutuhan operasional bandara, sistem ini juga mampu memenuhi kebutuhan listrik penduduk di negara bagian Kerala. Hal ini sekaligus menjadikan CIAL sebagai bandara pertama di dunia yang benar-benar “power-neutral” atau mandiri energi.
Sejak mulai menggunakan sistem ini pada 2015, CIAL telah mengurangi emisi karbon sebanyak lebih dari 300 ribu ton. Keberhasilannya mendapat pengakuan dari PBB melalui penghargaan Champion of the Earth. CIAL membuktikan bahwa inovasi berkelanjutan di sektor penerbangan benar-benar bisa diwujudkan.
Selama 25 tahun ke depan, inisiatif ini diperkirakan mengurangi sekitar 300 ribu ton emisi karbon dioksida (CO₂), setara dengan menanam lebih dari 3 juta pohon atau mengurangi konsumsi bahan bakar fosil dalam jumlah besar.
Dengan teknologi ini, bandara Cochin akan memiliki 50 ribu sampai 60 ribu unit listrik untuk digunakan untuk seluruh operasional bandara. Artinya, bandara ini akan menjadi netral. Selama ini isu polusi dan udara yang sehat selalu jadi masalah utama di kota-kota besar di India.
India merupakan negara terbesar ketiga yang menghasilkan emisi karbon dioksida pada 2009, 1,65 Gy per tahun, di bawah Cina dan Amerika Serikat. Dengan kata lain, tiap orang di negara-negara Asia Selatan menghasilkan emisi sebesar 1,4 ton CO2. Bandingkan dengan Amerika Serikat, 17 ton per orang.
Keberhasilan CIAL kini menjadi inspirasi bagi banyak bandara di dunia, termasuk di Asia Tenggara dan Timur Tengah, untuk beralih ke energi surya dan mengintegrasikan konsep ramah lingkungan dalam operasional mereka. Langkah Cochin membuktikan bahwa infrastruktur besar seperti bandara internasional dapat beroperasi secara berkelanjutan, tanpa mengorbankan efisiensi atau layanan penumpang
Penulis : Anna. L
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi – WhatsApp menjadi aplikasi pesan cepat yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, baik dalam...
TechMinggu, 11 Februari 2024
Teknologi - Hampir satu dekade ini, Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi primadona bagi ka...
TechKamis, 27 Juli 2023
Teknologi - Dalam era digital yang terus berkembang, pentingnya memiliki kehadiran online bagi bisnis tidak bisa ...
TechRabu, 11 September 2024
Tech - Artificial Intelligence (AI) bukan lagi sekadar alat bantu. Hari ini, AI sudah jadi kebutuhan pokok buat n...
TechMinggu, 22 Juni 2025
Teknologi - Judi online di Indonesia makin merajala, berbagai upaya untuk memberantasnya pun telah dilakukan ole...
TechSabtu, 10 Agustus 2024
Tech - Kabar panas soal Elon Musk akan lengser dari kursi CEO Tesla bikin geger jagat maya. Wall Street Journal (...
TechJumat, 02 Mei 2025
Teknologi - Dulu, pengen cari info apapun pasti bakal bilang "ketik di google aja", lalu kita bakal dapetin semua...
TechKamis, 16 November 2023
Teknologi - Seiring bergulirnya momentum politik dan masa kampanye, hoax, ujaran kebencian dan narasi yang meren...
TechRabu, 29 November 2023
Teknologi - Sobat Youtz siapa yang tidak tahu Chat GPT? Ya, sebuah perangkat Artificial Intelligence (AI) yang bi...
TechJumat, 13 Oktober 2023
TEKNOLOGI – Sobat Youtz! Siapa sangka, ternyata badan intelijen pusat milik AS atau CIA pernah mengalami keboco...
TechJumat, 09 Februari 2024