Takjub! Ini Hasil Terjemahan AI Aksara Paku yang Berusia 25000 Tahun
Rabu, 28 Juni 2023
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Dunia berhasil dibuat takjub oleh kecanggihan Artificial Intellegent (AI) yang dilakukan oleh seorang ahli saat menterjemahkan aksara paku yang ada di sebuah prasasti. Penerjemahan dilakukan tim arkeolog dan ilmuwan, menggunakan terjemahan pembelajaran mesin saraf (NMT).
Aksara paku adalah salah satu jenis tulisan kuno berbentuk paku yang dituliskan di atas lempengan tanah liat. Sebagaimana dilansir dari Heritage Daily, Jumat (23/06/2023), teks yang diterjemahkan oleh tim arkeolog dan ilmuwan dengan menggunakan terjemahan NMT itu adalah bahasa Akkadia dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Dikutip dari berbagai sumber, Akkadia merupakan bahasa Semit Timur kuno, pernah dituturkan di berbagai wilayah Mesopotamia kuno, termasuk Akkad, Assyria, Isin, Larsa, Babylonia, dan mungkin Dilmun.
Bahasa ini kemudian diawetkan pada sebuah prasasti tanah liat yang berasal dari tahun 2500 SM.
Selain itu, bahasa ini ditulis menggunakan semacam benda runcing, yang diadopsi dari bangsa Sumeria menggunakan simbol berbentuk baji yang ditekan di tanah liat basah.
Para ahli mengatakan ada ratusan ribu prasasti tanah liat yang ditulis dalam huruf paku. Tulisan ini berisi tentang dokumentasi sejarah berbadai bidang di masa Mesopotamia kuno. Akan tetapi, tidak semua dokumen bisa diterjemahkan karena jumlahnya yang banyak dan ahli yang terbatas.
"Namun, sebagian besar dokumen ini tetap tidak diterjemahkan dan tidak dapat diakses karena jumlahnya yang banyak dan terbatasnya jumlah ahli yang dapat membacanya," ungkapnya.
Lebih lanjut, ditemukan lebih banyak teks sastra dan puitis, seperti surat dari pendeta atau traktat. Setelah diterjemahkan, teks itu cenderung berisi "halusinasi".
"Halusinasi" dalam istilah AI berarti bahwa mesin menghasilkan hasil yang sama sekali tidak terkait dengan teks yang diberikan.
(Agm/Hrd)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Sergey Brin, salah satu pendiri Google, kembali menjadi buah bibir publik.Kali ini bukan karena inova...
TechSabtu, 28 Desember 2024
Tech – OpenAI kembali terseret masalah hukum. Kali ini, perusahaan teknologi yang dikenal lewat ChatGPT itu dig...
TechSabtu, 26 April 2025
Teknologi - Biasanya layar Handphone (HP) yang kita pakai terbuat dari bahan dasar kaca dan plastik dan hal itu t...
TechSenin, 08 Januari 2024
Tech - Metode autentikasi tradisional seperti SMS OTP dinilai tidak lagi memadai untuk menghadapi ancaman digital...
TechRabu, 12 Februari 2025
Teknologi - Dalam era digital yang terus berkembang, pentingnya memiliki kehadiran online bagi bisnis tidak bisa ...
TechRabu, 11 September 2024
TEKNOLOGI – Sobat Youtz! Siapa sangka, ternyata badan intelijen pusat milik AS atau CIA pernah mengalami keboco...
TechJumat, 09 Februari 2024
China baru saja menerapkan aturan sertifikasi influencer di negaranya, kini menyusul kebijakan serupa yang baru d...
TechSenin, 10 November 2025
Tech — Spaceport NASA, Cape Canaveral, Amerika Serikat, Jumat (12/9/2025), menjadi saksi sejarah bagi Indonesia...
TechJumat, 12 September 2025
Teknologi - Judi online di Indonesia makin merajala, berbagai upaya untuk memberantasnya pun telah dilakukan ole...
TechSabtu, 10 Agustus 2024
Tech - Konsorsium investor yang dipimpin oleh Elon Musk mengajukan penawaran senilai USD 97,4 miliar atau sekitar...
TechSelasa, 11 Februari 2025