Mengenal Li-Fi, Teknologi Konektivitas Terbaru Tandingan Wi-Fi
Selasa, 25 Juli 2023
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Baru-baru ini dunia teknologi digital yang fokus membangun koneksi jaringan digemparkan oleh kehadiran Li-Fi yang digadang-gadang lebih cepat 100x dari Wi-Fi.
Meski Wi-Fi sudah memasuki generasi terbaru yaitu adanya Wi-Fi 7. Namun Li-Fi lebih menjanjikan dengan menawarkan kecepatan yang semakin tinggi dan latensi yang semakin rendah.
Tak hanya itu, kabarnya teknologi baru dari IEEE ini berbasis teknologi infrared. Hal itu membuatnya memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi hingga 100x dari Wi-Fi.
Tidak seperti Wi-Fi yang menggunakan radio, teknologi ini menggunakan pemancar cahaya infrared yang tak kasat mata. Kecepatan unduh rata-rata Li-Fi bisa mencapai 224Gbps. Latensinya juga sangat minim, karena menggunakan cahaya.
Ini tentunya dapat mengirimkan sinyal tanpa adanya interferensi gangguan radio. Li-Fi sudah memiliki standar yang bersaing, yaitu G.9991 dari International Telecommunication Union.
Perusahaan bola lampu Signify kabarnya telah mengembangkan produk pemancar data menggunakan teknologi Li-Fi tersebut.
Selain itu, ada juga Perusahaan lainnya yaitu pureLiFi telah merilis sistem Light Antenna One pada bulan Februari, yang sudah memenuhi standar 802.11bb. Dengan sebuah modul yang disematkan pada smartphone, sistem ini bisa mengirim data hingga kecepatan 1Gbps.
Meski begitu, ini bisa lebih kencang, masih ada kekurangan dari teknologi ini. Yaitu dari segi jangkauan. Karena teknologi ini berbasis ”cahaya infrared”, jadi jangkaunnya masih sangat terbatas.
Saat ini jangkaunnya bahkan kurang dari 10 meter, yaitu hanya sekitar 3 meter. Jadi, penggunaan konektivitas Li-Fi masih sangat terbatas. Teknologi ini bisa dimanfaatkan di beberapa perangkat seperti Augmented Reality, Virtual Reality, dan perfiral lainnya.
Disamping itu, Li-Fi juga diklaim lebih aman dibandingkan Wi-Fi, karena tidak adanya interferensi sinyal radio. Sejauh ini masih terus dikembangkan, kemungkinan teknologi ini akan bisa diadposi dalam beberapa tahun mendatang.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Sejumlah perusahaan media besar di Kanada, termasuk CBC/Radio-Canada, Postmedia, Metroland, Toronto S...
TechSenin, 02 Desember 2024
Teknologi - Amerika Serikat terus bombarding China perihal kebijakan luar negeri agar negeri Tirai Bambu itu teru...
TechSenin, 22 Januari 2024
Teknologi -- Baru-baru ini dunia digemparkan oleh sebuah penemuan yang sangat mencengangkan. Bahkan disinyalir pa...
TechSenin, 06 November 2023
Teknologi - Semakin kesini, sumber informasi bisa didapatkan di berbagai platform termasuk sosial media. Google s...
TechSabtu, 20 April 2024
Tech — Meta, induk WhatsApp, resmi mengumumkan pemblokiran lebih dari 6,8 juta akun yang terindikasi melakukan ...
TechSelasa, 12 Agustus 2025
Tech — Bayu Imaduddin Zulkifli Ahmad, pemuda 27 tahun asal Bekasi, sedang menulis ulang cara dunia menangani kr...
TechSelasa, 01 Juli 2025
Finance - Sebanyak 450 karyawan Bytedance dikabar resmi diputus kerjanya alias di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)....
TechJumat, 14 Juni 2024
Teknologi - Seiring bergulirnya momentum politik dan masa kampanye, hoax, ujaran kebencian dan narasi yang meren...
TechRabu, 29 November 2023
Teknologi - Sebagai negara yang mengandalkan Internet dari Starlink dalam perang melawan Rusia, nasib Ukraina di...
TechSelasa, 28 Mei 2024
Teknologi - Meski ribuan situs judi online telah diretas, bak mati satu tumbuh seribu, nyatanya hal tersebut teru...
TechRabu, 11 Oktober 2023