Suku di Pedalaman Amazon Diberi Starlink, Malah Dibuat Akses P*rno
Rabu, 05 Juni 2024
Pengunggah: Redaksi
Teknologi - Sebuah suku di pedalaman Amazon, Suku Marubo akhirnya dapat menikmati akses internet berkat Starlink.
Namun dibalik kegembiraan tersebut, justru akses layanan internet yang diberikan Elon Musk tersebut dibuat akses ke hal yang tidak senonoh.
Seperti protes yang dilakukan oleh para tetua Suku Marubo yang melaporkan banyak anak mudanya mulai mengakses pornografi dan ketagihan main media sosial.
Sebagaimana dilansir dari The New York Times, Starlink bekerja dengan menghubungkan antena ke 6.000 satelit yang mengorbit rendah.
Antena yang diperlukan disumbangkan ke suku tersebut oleh pengusaha Amerika Allyson Reneau.
"Ketika ini sampai, semua orang senang. Tapi sekarang, segalanya jadi makin buruk," ungkap Tsainama Marubo (73) dikutip dari The New York Times.
"Anak muda menjadi malas karena internet, mereka belajar cara-cara orang kulit putih," lanjutnya.
Sebagaimana informasi, Suku Marubo merupakan suku yang memegang adat dengan kuat, mereka tidak suka berciuman di depan umum.
Alfredo Marubo (semua suku Marubo menggunakan nama belakang yang sama) mengatakan bahwa dia cemas dengan hadirnya layanan yang menyediakan internet super cepat ini.
Tak hanya itu, Alfredo mengatakan banyak pemuda Marubo yang berbagi video porno dalam obrolan grup dan dia telah mengamati 'perilaku seksual yang lebih agresif' di beberapa video tersebut.
"Kami khawatir anak-anak muda akan ingin mencobanya. Setiap orang sangat terhubung sehingga terkadang mereka bahkan tidak berbicara dengan keluarganya sendiri," ujar Alfredo.
Di sisi lain, seperti dikutip dafi NY Post, meski ada protes soal Starlink, tidak semua hal dianggap negatif mengenainya.
Keberadaan internet mampu menuntun pengguna di suku pedalaman untuk dengan cepat menghubungi pihak berwenang guna mendapatkan bantuan dalam keadaan darurat.
Misalnya, ketika terjadi gigitan ular yang mematikan.
"Ini sudah menyelamatkan banyak nyawa," tutur Enoque Marubo (40).
Lebih lanjut, anggota juga dapat berbagi sumber daya pendidikan dengan suku Amazon lainnya. Mereka juga bisa terhubung dengan teman dan keluarga yang kini tinggal di tempat lain.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Menurut Pratama Persadha, Ketua Lembaga Penelitian Keamanan Siber Indonesia, serangan siber terhadap ...
TechRabu, 26 Juni 2024
Teknologi - Sebagai induk dari perusahaan Google, Alphabet harus menyetujui untuk membayar denda sebesar USD 350 ...
TechSenin, 12 Februari 2024
Teknologi - Kecerdasan Buatan atau yang sering disebut Artificial Intelligence(AI) telah menjadi pusat perhatian...
TechSabtu, 13 Juli 2024
Tech – Seiring semakin berkembang pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) semua aktivitas seakan makin dipermuda...
TechSenin, 03 Februari 2025
Teknologi - Sebagai negara yang mengandalkan Internet dari Starlink dalam perang melawan Rusia, nasib Ukraina di...
TechSelasa, 28 Mei 2024
Teknologi - Pemerintah mempercepat persiapan pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPI...
TechSelasa, 17 Desember 2024
Teknologi – WhatsApp menjadi aplikasi pesan cepat yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, baik dalam...
TechMinggu, 11 Februari 2024
Teknologi - Meski ribuan situs judi online telah diretas, bak mati satu tumbuh seribu, nyatanya hal tersebut teru...
TechRabu, 11 Oktober 2023
Tech – OpenAI kembali terseret masalah hukum. Kali ini, perusahaan teknologi yang dikenal lewat ChatGPT itu dig...
TechSabtu, 26 April 2025
Teknologi - Seiring bergulirnya momentum politik dan masa kampanye, hoax, ujaran kebencian dan narasi yang meren...
TechRabu, 29 November 2023