Festival Memedi Sawah, Jadi Warisan Budaya yang Ramah Lingkungan di Sleman

Sabtu, 28 Juni 2025

3010

Pengunggah: Tiara Cahyaningrum

gambar-utama
Foto: Festival Memedi Sawah (Radar Jogja).

Travel — Masyarakat di Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta menggelar Festival Memedi Sawah Minggu (29/6). Ratusan anak dan keluarga berkumpul memeriahkan perayaanyang menyatukan seni, budaya tani, dan kesadaran lingkungan dalam satu panggung.

Puluhan memedi sawah atau orang-orangan buatan berdiri di tengah sawah. Biasanya orang-orangan itu terbuat dari jerami, tapi ini semuanya terbuat dari bahan daur ulang mulai dari kantong plastik bekas hingga botol minuman.

Setiap karya punya cerita, dibuat langsung oleh warga, pelajar, hingga komunitas seni lokal.

"Anak-anak diajak bikin memedi dari sampah rumah tangga. Mereka belajar bahwa budaya bisa dijaga dengan cara yang ramah lingkungan," kata Yani Rukmini, salah satu panitia festival.

Festival ini pun dapat menjadi ruang edukatif. Anak-anak bebas bermain di alam, mendengarkan dongeng petani, hingga mengikuti lomba merangkai memedi sawah versi mereka sendiri.

Festival ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Lewat pendekatan yang membumi dan kreatif, panitia berharap bisa menanamkan nilai kepedulian sejak usia dini.

“Memedi sawah bukan cuma penjaga padi, tapi juga pengingat bahwa budaya dan alam bisa jalan bareng kalau kita rawat bareng,” ujar Yani lagi.

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait