KKN FBD JANTRA Kelompok 44 Hadirkan Metode Belajar Kreatif di Desa Sumberbening

Jumat, 16 Agustus 2024

5260

Pengunggah: Suci Dwi Febriyanti

gambar-utama
Foto: Kelompok 44 KKN FBD JANTRA

Inspirasi - Kelompok 44 KKN FISIP-FIB Bakti Desa (FBD) Jantra Universitas Brawijaya yang menjalani program pengabdian masyarakat di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.  

Terdapat beberapa kegiatan pembelajaran kreatif yang telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussalam serta TPA Al Khoir untuk meningkatkan minat belajar para santriwan dan santriwati. 

Kegiatan ini dikemas dengan unik untuk menyemangati siswa dan mengurangi kebosanan dari metode konvensional.

Beberapa metode yang diterapkan meliputi permainan edukatif dan kegiatan interaktif yakni:

Tebak Ending Film Pendek

Para santri akan diajak menonton film pendek "Impian Bagas" terlebih dahulu dan akan menebak akhir cerita dari film pendek tersebut. 

Mereka nantinya akan berdiskusi menulis versi akhir cerita menurut mereka serta mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas. 

Relay Quiz

Kegiatan ini mengadopsi format kuis berantai yang populer di kalangan influencer. 

Format ini dipilih karena interaktif dan dapat melibatkan semua peserta dengan cara yang menyenangkan. 

Para santri diberikan pertanyaan seputar berbagai topik, termasuk sejarah Indonesia, tokoh nasional, kewarganegaraan, dan pengetahuan agama Islam. 

Pertanyaan-pertanyaan ini disusun sedemikian rupa agar menantang namun tetap dapat dipahami oleh para santri.

Pick a Side

Pick a side merupakan permainan di mana peserta memilih di antara dua pilihan dan bertanding satu sama lain. 

Pertama, para santri diajak menonton video yang berisi sebuah cerita dengan beberapa kosakata dalam bahasa Inggris. 

Kemudian, mereka memilih di antara dua terjemahan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. 

Jika santri memilih terjemahan yang salah, mereka akan gugur, sedangkan yang memilih terjemahan yang benar akan lanjut ke babak berikutnya. 

Proses ini berlanjut hingga tersisa satu pemenang yang mampu menjawab dan memilih dengan benar hingga akhir. 

Dengan adanya media alternatif tersebut, yang dapat digunakan sebagai pengganti metode belajar konvensional, diharapkan akan menambah kreativitas dan kompetitif siswa. 


(Scw/Tcn)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait