Harga Seragam Capai 1,1 Juta, Anak Tukang Parkir Terancam Tak Sekolah
Kamis, 17 Juli 2025
Pengunggah: Raisya Aliya Fatika
Education – Harapan Nur Febri Susanti (38), seorang ibu rumah tangga di Pamulang, untuk menyekolahkan dua anaknya di SD Negeri pupus seketika begitu tahu biaya seragam yang harus dibayar mencapai Rp1,1 juta per anak.
Kedua anak Nur adalah siswa pindahan dari sekolah di Jakarta, yang kini duduk di kelas V dan II SD. Mereka didaftarkan ke SD Negeri Ciledug Barat, Pamulang. Namun, Nur justru kaget saat pihak sekolah langsung menyodorkan tagihan biaya seragam.
“Saya kaget waktu kepala sekolah bilang biayanya Rp1,1 juta per anak untuk seragam batik, muslim, olahraga, dan buku paket,” kata Nur dikutip dari Kompas.com, Selasa (16/7/2025).
Sebagai keluarga dengan penghasilan terbatas, suaminya yang juga bekerja sebagai tukang parkir, jumlah tagihan itu jelas memberatkan.
Diketahui, hanya untuk dua anak, Nur harus merogoh kocek hingga Rp2,2 juta. Padahal ia sempat membaca bahwa sekolah negeri seharusnya tidak memungut biaya, termasuk seragam.
Yang makin membuatnya kaget, saat kepala sekolah disebut tidak memperbolehkan anak-anak memakai seragam lama dari sekolah sebelumnya. Bahkan, Nur mengaku diminta mentransfer uang ke rekening pribadi kepala sekolah.
Kabar ini pun sampai ke telinga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangsel.
Kepala Bidang Pembinaan SD, Didin Sihabudin, memastikan pihaknya telah memanggil kepala sekolah yang bersangkutan untuk klarifikasi.
“Kami sudah buat surat panggilan resmi. Sekolah negeri dilarang keras menarik pungutan, termasuk biaya seragam siswa baru atau pindahan,” tegas Didin, Rabu (16/7/2025).
Menurutnya, segala kebutuhan operasional sekolah seharusnya sudah dicover lewat dana BOS. Bahkan, Disdikbud Tangsel sudah mengeluarkan surat edaran larangan iuran di sekolah.
Didin juga memastikan bahwa siswa pindahan boleh mengenakan seragam lama, dan tidak boleh ada paksaan membeli seragam baru, apalagi jika dikaitkan dengan rekening pribadi kepala sekolah.
“Kalau terbukti ada pelanggaran, akan kami laporkan langsung ke Kepala Dinas,” ujarnya.
(Rai/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Edukasi - Sobat Youtz tahu nggak, Bullying atau dalam bahasa Indonesia berarti perundungan, merupakan suatu perbu...
EducationSenin, 16 Oktober 2023
Edukasi - Hallo sobat youtz, sosial media hari ini tidak hanya digandrungi oleh remaja saja. Dari anak kecil samp...
EducationSelasa, 01 Agustus 2023
Edukasi - Key Opinion Leader atau yang lebih dikenal KOL secara umum merujuk pada influencer atau seorang...
EducationJumat, 15 Desember 2023
Edukasi - Sobat Youtz pasti sudah tau kalo Skena menjadi suatu istilah yang ramai diperbincangkan dan menjadi sua...
EducationSelasa, 17 Oktober 2023
Education - Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi mengumumkan perubahan jadwal libur Lebaran 1446 H/2025 M bagi sek...
EducationSelasa, 11 Maret 2025
Edukasi - Permasalahan kulit wajah terus diperbincangkan dalam dunia kecantikan. Alasannya, kulit wajah merupakan...
EducationSenin, 30 September 2024
Education - Pengembangan game sebagai media promosi menjadi semakin penting bagi Generasi Z yang tumbuh dalam era...
EducationSabtu, 27 Januari 2024
Edukasi — Media Sosial (Medsos) sempat dihebohkan dengan unggahan warganet yang mengaku menemukan konten pornog...
EducationSelasa, 17 Juni 2025
Edukasi - Sobat youtz, udah pada tau belum nih bahwa Kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) di perguruan tinggi dibat...
EducationJumat, 31 Mei 2024
Edukasi – Program Talent Hub yang digagas Kementerian Kebudayaan membuka kesempatan emas bagi seniman lokal Ind...
EducationSelasa, 17 Desember 2024