Mahasiswi UIN Ar-Raniry Bagikan Pengalamannya Lolos KPM International 2023 di Thailand

Senin, 18 Desember 2023

5435

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: PKM International Thailand 2023.

Edukasi - Sebagai langkah nyata dalam mengembangkan wawasan dan pengalaman mahasiswanya, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, berhasil menjadi bagian penting dalam program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional di Thailand tahun 2023. 

Hal tersebut dibuktikan dengan lolosnya, seorang mahasiswi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Azwinda Oktaviani Lubis menjadi perwakilan terpilih untuk melaksanakan KPM Internasional di Thailand. 

Sebagaimana diketahui, KPM Internasional ini dibawah naungan LP2M yang diwakili langsung oleh Dr.Jasafat, MA selaku ketua LP2M UIN Ar-Raniry. 

KPM Internasional merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat internasional. 

Salah satu perwujudan dari pengabdian ini dilaksanakan di Provinsi Songkhla, Thailand Selatan, di mana mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) prodi Ilmu Politik itu menorehkan jejaknya selama 15 hari dalam pengalaman KPM Internasional yang penuh makna. 

Salah satu bentuk pengabdian yang dijalankan oleh mahasiswi FISIP itu adalah dengan menjadi pengajar di sekolah Muslimeen Suksa School. Azwinda terlibat dalam proses belajar-mengajar di tingkatan pendidikan, dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. 

Tak hanya itu, mahasiswi yang memiliki segudang prestasi ini juga melibatkan diri dalam pengajaran mata pelajaran tertentu dan mendapatkan wawasan yang berharga tentang sistem pendidikan di Thailand. 

“Interaksi dengan siswa-siswa Thailand membuka pintu dialog dan pertukaran pengalaman yang bernilai bagi saya karena tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi saya mendapatkan ilmu bagaimana beradaptasi dengan siswa dan lingkungan di tingkat internasional”, ungkapnya saat diwawancarai. 

Selain tugas pendidikan, Azwinda juga memanfaatkan waktu untuk mengamati dan meresapi kehidupan masyarakat setempat. 

Dari pasar tradisional hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat thailand. Mahasiswi FISIP UIN Ar-Raniry ini pun mencoba memahami keanekaragaman dan warna lokal di Songkhla. 

"Selama di sini, saya tidak hanya menjadi bagian dari sistem pendidikan, tetapi juga merasakan kehangatan dan keramahan masyarakat Songkhla. Mereka sangat terbuka dan ramah terhadap kami, dan itu membuat pengalaman ini menjadi sangat berkesan," lanjut Azwinda. 

Seiring berakhirnya KPM Internasional di Thailand, Azwinda membawa pulang banyak kenangan dan pengalaman berharga. 

Ia pun berharap bahwa partisipasinya dalam program ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain di UIN Ar-Raniry terutama untuk mahasiswa FISIP untuk berani melangkah keluar dari batas-batas kelas dan menggali lebih dalam pengetahuan melalui pengalaman langsung. 

"Melalui KPM Internasional ini, saya tidak hanya menjadi tenaga pendidik sementara tetapi juga seorang pelajar yang terus belajar dari dunia luar kampus. Semoga pengalaman ini dapat mendorong mahasiswa lain untuk terlibat dalam kegiatan serupa," tuturnya. 

Pengalaman Azwinda menjadi cermin dari komitmen UIN Ar-Raniry dalam memberikan pengalaman pendidikan holistik kepada mahasiswanya, mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin yang berwawasan global di masa depan.

 

(Frq/Tra)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait