Negosiasi 9 Tahun, Indonesia Genggam Kunci Akses Pasar Eropa
Sabtu, 07 Juni 2025
Pengunggah: Vina Triwardani
Finance — Pemerintah Indonesia akhirnya menunjukkan taringnya di meja perundingan dagang internasional. Setelah hampir sembilan tahun negosiasi intens, Indonesia dan Uni Eropa mencapai kesepakatan substansi dalam Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Ini bukan cuma soal tarif impor, tapi tentang harga diri ekonomi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa posisi Indonesia tidak pernah menurun meski berhadapan dengan 27 negara anggota Uni Eropa yang dikenal ketat soal standar dan regulasi.
“Karena ini perjanjian bersama, maka kesetaraan posisi itu prinsip yang kami jaga dari awal,” ucap Airlangga dalam konferensi pers, Sabtu (7/6/2025).
CEPA dirancang bukan hanya untuk menghapus tarif impor hingga 80%, tapi juga membongkar hambatan non-tarif dan membuka ruang kerja sama teknis lintas sektor. Proyeksinya? Ekspor Indonesia bisa naik lebih dari 50% dalam 3–4 tahun mendatang.
Sektor padat karya seperti alas kaki, tekstil, garmen, serta produk perikanan jadi prioritas utama. Pemerintah meminta agar produk-produk ini mendapat perlakuan khusus, karena potensi lapangan kerja dan kontribusinya terhadap UMKM sangat besar.
“Kalau ekspor kita saja bisa tembus ke Eropa dengan biaya lebih tinggi, apalagi kalau bea masuknya dihapus? Kita bisa lebih kompetitif dari Vietnam,” tambah Airlangga.
Lebih jauh, CEPA juga membuka jalan buat investasi Eropa masuk ke Indonesia. Hal ini dinilai bisa memperkuat persepsi bahwa kebijakan ekonomi Indonesia sejalan dengan standar tinggi yang ditetapkan Uni Eropa.
Di tengah sorotan global soal isu keberlanjutan, Indonesia juga berhasil menyelesaikan salah satu kendala paling krusial: sawit. Dengan sertifikasi ISPO yang kini harmonis dengan regulasi Eropa (EUDR), pemerintah menunjukkan bahwa Indonesia tidak main-main soal keberlanjutan.
Kesepakatan ini juga merambah standar teknis perdagangan seperti Sanitary and Phytosanitary (SPS) dan Technical Barriers to Trade (TBT), dua hal yang kerap bikin ekspor produk pertanian Indonesia tersendat.
Kolaborasi antar badan karantina dua wilayah ini diyakini akan membuka jalan baru bagi komoditas pertanian Indonesia untuk melenggang lebih bebas di pasar Eropa.
“Seluruh pasar ekspor itu penuh persaingan. Kita bukan cuma bersaing dengan Eropa, tapi juga dengan negara lain yang pengin masuk ke Eropa,” tutup Airlangga.
CEPA bukan cuma kesepakatan ekonomi, tapi juga simbol strategi. Ini tentang bagaimana Indonesia mampu berdiri sejajar dan bahkan menegosiasikan kepentingan nasionalnya di tengah dunia yang makin kompetitif.
Dan satu hal yang jelas: Indonesia bukan lagi pasar pasif. Kita adalah pemain aktif yang tahu betul apa yang harus didapat.
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Finance - Tahun baru membawa angin segar bagi para pekerja di seluruh Indonesia.Salah satu kabar yang paling dina...
FinanceKamis, 12 Desember 2024
Finance - Sebagai generasi yang tentu memiliki peluang besar menghadapi Bonus Demografi, nyatanya tak selamanya m...
FinanceMinggu, 07 Januari 2024
Finance — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini tengah serius mengawasi perilaku wajib pajak lewat unggahan medi...
FinanceSelasa, 15 Juli 2025
Finance - Ribuan karyawan Boeing masih melakukan aksi mogok kerja, usai negosiasi mengalami kebuntuan antara Boei...
FinanceRabu, 09 Oktober 2024
Finance - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) terkait ...
FinanceRabu, 18 Juni 2025
Finance - Arab saudi sejak lama telah melakukan kerjasama kemitraan penguatan ekonomi global dengan Amerika Serik...
FinanceKamis, 04 Januari 2024
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah. Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat tembus angka 17 ri...
FinanceKamis, 13 November 2025
Finance - Bank Indonesia (BI) baru-baru ini resmi menetapkan besaran Merchant Discount Rate (MDR) QRIS se...
FinanceSenin, 17 Juli 2023
Finance - Selain Shopee, Tokopedia apa e-commerce yang pernah kamu kunjungi, dan pernah merasa djavu ngga...
FinanceSenin, 24 Juli 2023
Finance - Jika ingin tahu salah satu alasan mengapa TikTok Shop resmi ditutup di Indonesia adalah dikarenakan pro...
FinanceJumat, 13 Oktober 2023