Rupiah jadi Mata Uang Ketiga Terlemah di ASEAN

Kamis, 13 November 2025

1195

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Sumber: www.pixabay.com

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin melemah. Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat tembus angka 17 ribu rupiah per dolar AS, menjadi perhatian besar di Asia Tenggara. Kondisi ini menunjukkan bahwa Rupiah kini menjadi salah satu mata uang dengan nilai terendah di ASEAN, bahkan lebih rendah dari Kip Laos dan Riel Kamboja yang selama ini berada di urutan bawah.

Penurunan tajam ini berpotensi menurunkan daya saing ekonomi Indonesia dan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi serta melemahnya daya beli masyarakat. Salah satu pemicu utama pelemahan Rupiah adalah gejolak ekonomi global, terutama ketegangan dagang yang kembali memanas antara Amerika Serikat dan Cina.

Kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan dunia. Hal ini menyebabkan investor asing menarik uang dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, yang pada akhirnya memperlemah nilai tukar mata uang lokal seperti Rupiah.

Persoalan internal juga memainkan peran penting dalam memperburuk kondisi ini. Indonesia masih bergelut dengan defisit neraca perdagangan, ketergantungan terhadap barang impor, dan tingginya beban utang luar negeri.

Kombinasi antara tekanan global dan tantangan domestik membuat Rupiah semakin rentan terhadap gejolak pasar. Pemerintah dan Bank Indonesia kini dihadapkan pada tugas penting untuk menstabilkan nilai tukar demi menjaga kestabilan ekonomi nasional.

Berikut ini adalah urutan mata uang terlemah di ASEAN : 

  1. 1 Dong Vietnam (VND) = 0,000039 USD
  2. 1 Kip Laos (LAK) = 0,000046 USD
  3. 1 Rupiah Indonesia (IDR) = 0,000061 USD
  4. 1 Riel Kamboja (KHR) = 0,00025 USD
  5. 1 Kyat Myanmar (MMK) = 0,00048 USD
  6. 1 Peso Filipina (PHP) = 0,018 USD
  7. 1 Bath Thailand (THB) = 0,030 USD 
  8. 1 Ringgit Malaysia (MYR) = 0,23 USD
  9. 1 Dollar Singapura (SGD) = 0,77 USD
  10. 1 Dollar Brunei (BND) = 0,77 USD.

Penulis : Anna. L

Editor : Tiara De Silvanita

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait