Pemilik Resto di Vietnam Tewas Setelah Mengolah Daging Anjing

Kamis, 02 Januari 2025

2905

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: Penjual Anjing (New York Times).

Food - Pemilik Resto asal Vietnam dikabarkan tewas usai mengolah daging anjing, hal ini membuat para pecinta kuliner kembali berduka dengan kejadian.

Nguyen Van B, pemilik restoran di Provinsi Ba Ria-Vung Tau yang dikenal menyajikan hidangan berbahan dasar daging anjing dan kucing, meninggal dunia setelah terjangkit rabies.

Pria berusia 33 tahun ini tidak digigit oleh hewan rabies, tetapi tertular virus mematikan tersebut saat mengolah daging anjing terinfeksi.

Diketahui, Rabies, penyakit menular akut yang menyerang sistem saraf pusat, dikenal sebagai salah satu infeksi paling mematikan.

Meski umumnya menyebar melalui gigitan hewan, kontak langsung dengan daging hewan terinfeksi melalui luka terbuka juga dapat menjadi jalur penularan.

Setelah mengolah daging tersebut, Nguyen mulai mengalami gejala serius seperti kelelahan, kesulitan bernapas, dan linglung.

Ia sempat dirawat di Ho Chi Minh City Hospital dan terkonfirmasi terinfeksi rabies.

Sayangnya, tanpa pengobatan efektif, penyakit ini merenggut nyawanya dalam waktu singkat.

Kabar ini menjadi sorotan masyarakat Vietnam, mengingat hidangan daging anjing dan kucing masih cukup populer di beberapa wilayah.

Meski konsumsi kedua jenis daging ini telah menuai kritik di dunia, survei Humane Society International tahun 2023 mencatat 40% warga Vietnam masih mengonsumsi daging anjing, sementara 21% mengaku makan daging kucing.

Hidangan berbahan dasar daging anjing kerap dianggap dapat meningkatkan stamina dan menjadi simbol tradisi dalam beberapa perayaan lokal.

Namun, kasus Nguyen menjadi pengingat bahwa tradisi tersebut dapat membawa risiko kesehatan serius.

Pemerintah Vietnam kini semakin gencar mengedukasi masyarakat tentang bahaya konsumsi daging anjing dan kucing, serta mendorong penerapan langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa.

Kematian Nguyen diharapkan menjadi peringatan agar masyarakat lebih waspada terhadap risiko yang mengintai di balik kebiasaan kuliner ini.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait