Salah Sasaran Tangkap Saipul Jamil, Begini Macam-Macam Tes Narkoba dan Prosedurnya
Rabu, 10 Januari 2024
Pengunggah: Anna Lutfhiah
Kesehatan - Sobat youtz, baru-baru ini dunia maya sedang heboh pemberitaan penangkapan salah satu public figure tanah air yang ditangkap oleh polisi di daerah Jakarta Barat.
Penangkapan tersebut dilakukan terhadap Saepul Jamil salah satu penyanyi Dangdut tanah air. Ipul sapaan akrabnya, diduga positif mengonsumsi narkoba, namun setelah di tes urine ternyata hasilnya negatif, lalu mantan istri Dewi Persik itu diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan melalui tes sampel rambut.
Ngomongin soal pemeriksaan narkoba, pemeriksaan ini dilakukan untuk berbagai keperluan, mulai dari syarat melamar kerja, syarat menjadi atlet, atau keperluan dokumen peradilan seperti kasus kriminal atau kecelakaan.
Sebenarnya tes ini pun terdiri dari berbagai metode dengan cara pengambilan sampel dan lamanya proses analisis yang berbeda-beda loh sobat youtz.
Agar tidak blunder dan salah sasaran saat melakukan tindakan penangkapan seperti yang terjadi pada public figure tadi, begini prosedurnya;
Sampel urine
Tes narkoba yang paling umum dilakukan adalah pengambilan sampel urine. Jenis tes ini paling umum dilakukan lantaran lebih cepat, hemat, dan mudah dilakukan.
Tes urine biasanya digunakan untuk mendeteksi beberapa jenis narkoba, seperti kokain, ganja, nikotin, dan barbiturat.
Biasanya untuk melakukan tes narkoba jenis ini, sobat youtz diminta untuk mengumpulkan sampel urine sebanyak 45 ml dalam wadah khusus yang nantinya akan diperiksa dan diuji di laboratorium.
Biasanya pemeriksaan ini membutuhkan waktu sekitar 60 menit Sobat Youtz.
Sampel darah
Tes sampel darah diduga jauh lebih efektif dibandingkan tes narkoba melalui urine loh sobat youtz. Nantinya, dokter atau perawat akan mengambil sampel darah melalui pembuluh darah di lengan, lalu akan diuji di laboratorium.
Sama halnya dengan sampel urine, sampel darah juga dapat mendeteksi jenis narkoba, seperti amfetamin, kokain, ganja, heroin, dan juga morfin. Lamanya pemeriksaan narkoba melalui sampel darah ini juga sekitar 60 menit.
Sampel air liur
Ternyata air liur juga bisa menjadi sampel untuk mendeteksi narkoba dalam tubuh seseorang loh sobat youtz. Jenis tes narkoba ini dilakukan dengan mengambil sampel lendir yang terdapat pada nasofaring.
Nasofaring sendiri merupakan sebuah saluran yang terletak diantara hidung dan tenggorokan, atau dikenal juga dengan teknik swab test. Sampel air liur biasanya menunjukkan hasil yang lebih akurat, namun yang menjadi kekurangannya adalah biaya yang dikeluarkan jauh lebih mahal daripada tes darah maupun tes urine.
Hasilnya pun dapat diperoleh dengan cepat, yaitu hanya sekitar 24 jam. Tes narkoba satu ini biasanya digunakan untuk mendeteksi beberapa jenis narkoba, seperti ganja, benzodiazepin, barbiturat, dan juga methamphetamine.
Sampel rambut
Siapa sangka kalau rambut juga bisa jadi bahan untuk pemeriksaan narkoba. Tes narkoba jenis ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel rambut yang akan diuji di laboratorium untuk menentukan apakah orang tersebut melakukan penyalahgunaan narkoba atau tidak.
Saat ini, tes rambut dianggap paling efektif jika dibandingkan dengan tes narkoba lainnya. Hal ini lantaran zat atau jenis narkoba yang dikonsumsi akan tetap terdeteksi pada folikel rambut hingga 90 hari.
Akan tetapi, harga tes ini juga jauh lebih mahal dibandingkan dengan tes lainnya. Hasil tes narkoba dengan sampel rambut dapat diperoleh dalam waktu singkat, yaitu sekitar 24–72 jam setelah sampel diuji.
Tes narkoba dengan sampel rambut ini dapat mendeteksi jenis narkoba, seperti kokain, opioid, ganja, phencyclidine, dan juga amfetamin.
Nah sobat youtz, itu dia empat metode pemeriksaan narkotika. Jika kita lihat pada berita-berita kriminal memang biasanya tes yang lazim dilakukan adalah tes urin ya sobat youtz.
(Ann/Frq)
Sumber:
https://www.alodokter.com/4-jenis-tes-narkoba-beserta-prosedurnya
https://rsjiwajambi.com/pemeriksaan-narkoba-berkala/
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Kesehatan - Sobat Youtz, apakah pernah melihat Ibu sobat memasak? Tentu pernah bukan? Sayur, ikan, daging dan bu...
HealthKamis, 30 Mei 2024
Kesehatan - Sobat Youtz, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi membatalkan izin edar delapan produk kosmet...
HealthRabu, 30 April 2025
Kesehatan - Sobat Youtz, baru-baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI merilis daftar produk yang menga...
HealthSelasa, 09 Januari 2024
Kesehatan - Mengalami peningkatan tren, dalam setahun terakhir penjualan antibiotik di Indonesia mencapai 10 tril...
HealthSenin, 01 April 2024
Kesehatan - Sobat youtz, ada kabar yang kurang menyenangkan nih. Beberapa waktu lalu beredar kabar bahwa banyak s...
HealthSelasa, 30 Juli 2024
Kesehatan - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banten telah memusnahkan 2.564 bungkus setara 1 ton roti milk ...
HealthJumat, 15 Maret 2024
Kesehatan - Sebuah kisah tragis akibat mengonsumsi minuman favorit secara berlebihan dialami wanita bernama Amand...
HealthJumat, 30 Juni 2023
Kesehatan - Sobat youtz, pernah denger ga sih kalimat “jangan marah-marah mulu, nanti cepat tua loh!” hmm… ...
HealthSenin, 20 November 2023
Kesehatan - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Taruna Ikrar, melakukan kunjungan k...
HealthJumat, 31 Januari 2025
Kesehatan - Sobat youtz, baru aja kita selesai berperang melawan pandemi Covid-19, eh sekarang udah muncul lagi p...
HealthSenin, 02 Oktober 2023