Mahasiswa Kimia Unsoed Ini Berhasil Kembangkan Obat Effervescent dari Ekstrak Daun Kersen
Senin, 23 Oktober 2023
Pengunggah: Redaksi
Purwokerto - Sebagai mahasiswa yang selalu mencari anternatif dan solusi dalam kehidupan kedepan, Mahasiswa Kimia Universitas Jenderal Soedirman berhasil mengembangkan Obat Effervescent sebagai stabilisator kadar gula darah dari ekstrak daun kersen.
Sebagaimana diketahui, Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat kerusakan sekresi insulin dan kerja insulin. Diabetes menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.
Diabetes Mellitus tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi dapat juga terjadi pada anak-anak dan remaja.
Data yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menunjukkan bahwa prevalensi anak penderita diabetes meningkat 70 kali lipat pada Januari 2023 dibanding 2010 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 16,7 juta pasien pada tahun 2045.
Jenis Diabetes Mellitus yang sering terjadi pada anak-anak adalah tipe-1, yakni terjadinya defisiensi insulin absolut akibat kerusakan sel kelenjar pankreas oleh proses autoimun.
Diabetes melitus tipe 1 merupakan penyakit kronik sehingga kepatuhan minum obat perlu diperhatikan. Kepatuhan meminum obat berperan penting dalam menjaga kadar glukosa darah dalam rentang normal.
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Jenderal Soedirman yang diketuai oleh Chintya Anne Listyawan yang beranggotakan Reski Marhadi, Sanifha Hana Pradesya, Bthari Lintang Safira dan Uti Alya Manzilah di bawah bimbingan Dr. Puji Lestari membuat formulasi ekstrak daun kersen yang dibuat dalam bentuk tablet effervescent.
Kandungan flavonoid di dalam daun kersen memiliki efektivitas yang sangat baik dalam penurunan kadar gula darah dan memperbaiki sel beta pankreas untuk menghasilkan insulin kembali.
Selain itu, inovasi sediaan dalam bentuk tablet effervescent dapat meningkatkan kepatuhan dalam meminum obat yang merupakan indikator utama dalam proses penurunan kadar gula darah.
Proses penelitian meliputi beberapa tahap, seperti preparasi daun kersen kemudian ekstraksi daun kersen hingga pembuatan tablet effervescent ekstrak daun kersen dan uji in vivo pada hewan uji mencit.
“Setelah memasuki hari ke-7, mencit yang tidak diberi larutan tablet effervescent memilki kadar gula darah yang terus meningkat, sementara mencit yang diberi larutan tablet effervescent mengalami penurunan” Ujar Chintya Anne.
Pencapaian Tim PKM Unsoed ini tidak hanya sebagai prestasi akademik, tetapi juga merupakan bentuk upaya menekan angka penderita diabetes di Indonesia.
Dengan kerja keras, dedikasi, dan inovasi seperti ini, diharapkan pada tahun 2045 prevelensi angka penderita diabetes terus menurun.
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menginspirasi Komisi I DPR RI untuk mempersiapkan acara yang fokus pada pemb...
NewsJumat, 25 Oktober 2024
Hujan lebat disertai petir mengguyur wilayah Jakarta sejak Rabu pagi (4/2/2026). Cuaca yang berlangsung intens in...
NewsKamis, 05 Februari 2026
News – Mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar, bikin geger ruang sidang Tipikor Jakarta Pusat, Senin (...
NewsSenin, 19 Mei 2025
News - Serangan drone Ukraina menghantam kilang minyak di Andreapol, Rusia, pada Rabu (29/1/2025).Sebagaimana dik...
NewsKamis, 30 Januari 2025
Kematian gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) bernama Ratna di R Zoo and Park, Kabupaten Serdang Bedagai, ...
NewsSenin, 30 Maret 2026
News - investasi bodong kembali memakan korban setelah berhasil menipu kalangan pejabat, staf sampai warga di Kot...
NewsMinggu, 10 September 2023
News - Sejumlah warga Kelurahan Sukmajaya, Depok, menggelar aksi protes menolak penggunaan mesin pembakar sampah ...
NewsSenin, 23 Desember 2024
News – Nama grup band D’Masiv kini resmi diabadikan sebagai bagian dari halte TransJakarta. Halte yang sebelu...
NewsSelasa, 04 Maret 2025
News - Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Panakkukang 1 menjanjikan hadiah bagi...
NewsJumat, 10 Januari 2025
News – Kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari mayor menjadi letnan kolonel (letko...
NewsMinggu, 09 Maret 2025