Rekomendasi dan Himbauan MUI, ini Daftar Produk Pro-Israel yang Sebaiknya tidak Digunakan
Jumat, 17 November 2023
Pengunggah: Redaksi
News - Demi mendukung perdamaian atas peperangan yang terjadi antara Israel dengan Palestina Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang hukum dukungan terhadap perjuangan Palestina.
Dalam fatwa tersebut, disebutkan bahwa sebaiknya umat Islam menghindari pemakaian produk Israel, pro-Israel, atau yang terafiliasi dengan Israel.
Dilansir dari laman MUI, berikut Isi dari fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023, diantaranya yaitu:
1. Mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas agresi Israel hukumnya wajib
2. Dukungan sebagaimana disebutkan pada point (1) di atas, termasuk dengan mendistribusikan zakat, infaq dan sedekah untuk kepentingan perjuangan rakyat Palestina
3. Pada dasarnya dana zakat harus didistribusikan kepada mustahik yang berada di sekitar muzakki. Dalam hal keadaan darurat atau kebutuhan yang mendesak dana zakat boleh didistribusikan ke mustahik yang berada di tempat yang lebih jauh, seperti untuk perjuangan Palestina.
4. Mendukung agresi Israel terhadap Palestina atau pihak yang mendukung Israel baik langsung maupun tidak langsung hukumnya haram.
Selain itu, MUI juga menghimbau segenap umat islam di Indonesia untuk mendukung saudara sesama muslim untuk mendukung perjuangan palestina.
Rekomendasi MUI
1. Umat Islam diimbau untuk mendukung perjuangan Palestina, seperti gerakan menggalang dana kemanusiaan dan perjuangan, mendoakan untuk kemenangan, dan melakukan shalat ghaib untuk para syuhada Palestina.
2. Pemerintah diimbau untuk mengambil langkah-langkah tegas membantu perjuangan Palestina, seperti melalui jalur diplomasi di PBB untuk menghentikan perang dan sanksi pada Israel, pengiriman bantuan kemanusiaan, dan konsolidasi negara-negara OKI untuk menekan Israel menghentikan agresi.
3. Umat Islam diimbau untuk semaksimal mungkin menghindar transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel serta yang mendukung penjajahan dan zionisme.
Sebelumnya, sudah terdapat gerakan BDS (Boycott, Divest From, and Sanction Israel) yang bertujuan untuk melakukan boikot ekonomi dan budaya terhadap Israel, divestasi keuangan dari negara, dan sanksi pemerintah untuk menekan pemerintah Israel agar mematuhi hukum internasional dan mengakhiri kebijakan kontroversialnya terhadap Palestina.
BDS telah menuliskan berbagai perusahaan yang harus diboikot karena mendukung Israel atau terafiliasi dengan Israel.
Dilansir dari laman BDS, jumat (17/11/2023), untuk saat ini BDS telah menargetkan beberapa produk dan perusahaan yang harus diboikot oleh internasional.
Menurut gerakan BDS Indonesia, BDS memiliki target utama produk atau perusahaan yang harus diboikot agar memiliki dampak boikot yang maksimal.
Adapun perusahaan-perusahaan yang menjadi target boikot utama BDS, yaitu:
HP
HP atau Hewlett Packard merupakan perusahaan yang mengembangkan dan menyediakan berbagai macam komponen perangkat keras dan lunak. HP telah membantu Israel dalam mengawasi dan membatasi pergerakan warga Palestina dengan menerapkan sistem ID biometrik.
Siemens
Siemens adalah perusahaan manufaktur industri terbesar di Eropa untuk bangunan dan sistem energi terdistribusi yang akan menghubungkan jaringan listrik Israel dan Eropa. Menurut sebuah laporan, pemukiman ilegal tanah Palestina akan dicuri. Hal ini dilakukan untuk mendapat manfaat dari perdagangan listrik antara Israel dan Uni Eropa yang dihasilkan dari gas fosil.
PUMA
PUMA merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu dan perlengkapan olahraga. PUMA diboikot karena menjadi sponsor internasional tunggal Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA). Menurut BDS Movement, dukungan PUMA terhadap IFA secara langsung mendukung pelanggaran hak asasi manusia dan hukum internasional.
SodaStream
SodaStream merupakan mesin dan silinder yang dapat diisi kembali. Jadi, pengguna dapat membuat soda atau minuman air berkarbonasi sendiri. Perusahaan manufaktur yang berbasis di Israel ini mempunyai sejarah panjang penganiayaan dan diskriminasi terhadap pekerja Palestina.
Ahava
Ahava adalah merek kecantikan yang berada di sejumlah negara. Menurut BSD Movement, perusahaan ini mempunyai situs produksi, pusat kunjungan, dan toko utama di pemukiman Israel ilegal.
Sabra
Sabra Dipping Company adalah perusahaan patungan yang memproduksi produk makanan. Sabra dimiliki bersama oleh PepsiCo dan Strauss Group yang memberi dukungan keuangan kepada tentara Israel.
Sayur dan buah dari Israel
Buah dan sayuran Israel sering dilabeli sebagai produk di Israel. Namun, hal ini dilakukan karena buah dan sayuran tersebut dianggap berasal dari tanah Palestina yang dirampas. Contoh produk pertanian yang sering diekspor Israel adalah kurma.
Gimana menurut Sobat Youtz?
(Frq/Tra)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Sobat Youtz, ada kabar kurang mengenakkan nih dari dunia satwa. Ikan pari Jawa atau yang lebih dikenal den...
NewsSenin, 01 Januari 2024
News — Hakim nonaktif Pengadilan Negeri Surabaya, Heru Hanindyo, resmi dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa pen...
NewsSelasa, 22 April 2025
News - Seorang mahasiswi di Riau selepas pulang dari club malam dan terindikasi terpengaruh narkoba menabrak seo...
NewsSenin, 05 Agustus 2024
Community - Minimarket Indomaret Warujayeng, Nganjuk, mendadak jadi pusat perhatian setelah ribuan anggota komuni...
NewsSelasa, 17 Desember 2024
Upaya memperkuat keselamatan perjalanan kereta api terus menjadi perhatian PT Kereta Api Indonesia (Persero). Mem...
NewsSelasa, 20 Januari 2026
News - Kesehatan baduta adalah aspek krusial yang membutuhkan perhatian penuh. Hal ini dikarenakan baduta meru...
NewsSenin, 11 Maret 2024
News — Sebuah mobil jenis sedan hangus terbakar di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat, pada Jumat (20/...
NewsJumat, 20 Desember 2024
Krisis air bersih bukan sekadar persoalan teknis bagi warga di Jalan H Djairi, RT 05 RW 02, Rawa Buaya, Cengkaren...
NewsKamis, 16 April 2026
News - Hari ini, kita berkumpul di sini untuk menutup babak besar dalam perayaan Istiqlal Santri Fest 2023. Acara...
NewsSelasa, 31 Oktober 2023
Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah serius dalam merespons kondisi darurat lingkungan dan meningkatnya r...
NewsSelasa, 03 Februari 2026