Videonya Viral, Gus Miftah Juluki Yati Pesek 'L*nte' Bikin Netizen Murka!
Minggu, 08 Desember 2024
Pengunggah: Redaksi
News – Potongan video dakwah Gus Miftah viral kembali dan memicu amarah publik.
Dalam video tersebut, mantan utusan presiden yang baru saja mundur dari jabatannya itu secara terang-terangan melontarkan kata-kata kasar kepada seniman ketoprak Yati Pesek dengan menyebutnya 'l*nte' hingga 'g*blok'.
Sontak, bak masalah satu baru selesai, baru muncul masalah lagi hingga menuai komentar dan memantik kecaman dari berbagai pihak.
Yati Pesek akhirnya angkat bicara melalui sebuah wawancara yang diunggah Erick Estrada ke Instagram.
Dengan nada sedih, seniman yang telah mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan seni budaya Jawa itu mengungkapkan rasa sakitnya.
"Aku cuma diam walaupun hatiku sakit sekali," tutur Yati, yang telah berkecimpung di dunia seni sejak 1966.
"Salahku apa? Aku mujahadah di situ, tidak pernah minta bayaran, hanya cari ilmu," tambahnya dengan nada pilu.
Komentar Gus Miftah tak hanya menjatuhkan harga diri Yati, tetapi juga mempertanyakan reputasi ulama tersebut.
Meski akhirnya meminta maaf, Gus Miftah tetap bersikukuh mempertahankan gaya dakwahnya.
"Gaya dakwah adalah karakter saya. Tapi saya akan lebih berhati-hati memilih diksi," ujarnya.
Pernyataan ini dianggap netizen sebagai "setengah hati".
Tagar #RespectYatiPesek bahkan trending di media sosial, mendesak Gus Miftah untuk benar-benar introspeksi.
Yati menutup dengan pesan bijaknya: "Semoga seni budaya kita tetap lestari. Doakan saya sehat."
Namun luka hati yang ditinggalkan tetap menjadi sorotan.
Apa yang dilontarkan pimpinan pesantren di Yogya itu menimbulkan perdebatan tentang batasan dalam berdakwah.
Apakah Gus Miftah perlu merombak pendekatannya, atau ini hanya bagian dari gaya khasnya yang penuh risiko?
Netizen, kini giliranmu yang menilai!
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Langkah Jonatan Christie di All England 2026 belum tergoyahkan. Di panggung bersejarah Utilita Arena Birmingham, ...
NewsKamis, 05 Maret 2026
Kabar duka datang dari pendiri Tempo Scan Group, yaitu Ibu Kartini Muljadi yang meninggal dunia di usia 95 tahun ...
NewsSelasa, 21 Oktober 2025
Upaya menjaga kelestarian alam kembali menjadi perdebatan ketika bersinggungan dengan hak-hak Masyarakat Adat. Se...
NewsSelasa, 14 Juli 2026
News – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pen...
NewsRabu, 16 Juli 2025
News - Warga Desa Rantau Pulut meminta Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk tanggap terkait permasalahan Plasma Saw...
NewsRabu, 11 September 2024
Rinaldi Nur Ibrahim dipilih menjadi Brand Image Google Indonesia di Campaign #SearchForTomorrow Jakarta- Rinal...
NewsRabu, 23 Agustus 2023
Krisis air bersih bukan sekadar persoalan teknis bagi warga di Jalan H Djairi, RT 05 RW 02, Rawa Buaya, Cengkaren...
NewsKamis, 16 April 2026
News – Dua prajurit aktif dari Korem 064/Maulana Yusuf resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyo...
NewsSenin, 21 April 2025
News - Hujan deras yang datang membasahi kawasan DKI Jakarta rupanya juga turut membanjiri beberapa titik wilayah...
NewsSenin, 05 Februari 2024
News - Perayaan Hari Jadi Bogor ke-542 berlangsung dengan meriah dan disambut penuh antusiasme oleh warga. Rib...
NewsMinggu, 02 Juni 2024