Investasi Kripto Bodong! Warga China Ini Ditangkap Pemerintah AS
Jumat, 24 Mei 2024
Pengunggah: Himmatul Aliyah
Teknologi – Laporan dari Reuters pada 17 Mei, pihak berwenang AS mengonfirmasi bahwa telah menangkap dua warga negara China karena telah melakukan penipuan kripto di AS senilai $73 juta atau sekitar Rp 1, 16 triliun.
Dua warga China tersebut adalah Yicheng Zhang yang ditangkap di Los Angeles pada Kamis, 16 Mei.
Daren Li yang merupakan seseorang yang berkewarganegaraan ganda (China dam St. Kitts dan Nevis), telah ditangkap di bandara Atlanta sejak April lalu.
Dalam melancarkan aksi penipuannya, mereka dituduh terlibat dalam jenis penipuan “pig butchering” .
Istilah ini merujuk pada penipuan jangka panjang dengan memanfaatkan kepercayaan dari korban.
Ini berawal dengan mengajak korban dalam berinvestasi kripto hingga kemudian dana investasi dari korban dibawa kabur oleh pelaku.
Para terdakwa diduga telah melakukan perencanaan sistematis dengan mengajak korban untuk membuka rekening bank AS atas nama perusahaan cangkang.
Perusahaan cangkang sendiri merujuk pada perusahaan fiktif yang hanya ada di atas kertas dan tidak memiliki kantor atau karyawan, namun memiliki rekening bank atau investasi pasif.
Para korban dipengaruhi secara online untuk mengirimkan uang ke rekening-rekening mereka, yang kemudian dana itu dicuci melalui lembaga keuangan AS ke rekening bank di Bahama.
“Sementara penipuan di pasar kripto memiliki banyak bentuk dan bersembunyi di banyak tempat, pelakunya tidak berada di luar jangkauan hukum, ” kata Wakil Jaksa Agung AS Lisa Monaco, dilansir dari Reuters.
Atas penipuan yang dilakukan Zhang dan Li , keduanya didakwa atas pencucian uang dan enam tuduhan lainnya dalam pencucian uang internasional.
Jika dalam proses lanjutan mereka terbukti bersalah, maka mereka akan dijatuhi hukuman maksimal 20 tahun penjara untuk setiap dakwaan.
Hal ini sesuai dengan apa yang dinyatakan oleh Departemen Kehakiman AS.
(Hma/Pdh)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi – Salah satu pendiri Google yang satu ini menambahkan satu lagi pulau ke koleksi pulau pribadi yang...
TechSabtu, 17 Februari 2024
Teknologi - Seiring masifnya aktivitas online seperti aktif di sosial media, berkomunikasi, bahkan transaksi seca...
TechRabu, 23 Oktober 2024
Teknologi - Sobat youtz! Beberapa hari ini, sosial media seperti instagram lagi-lagi sedang diramaikan oleh sebua...
TechSabtu, 21 Oktober 2023
Teknologi - Acara launching kampus digital USU dipimpin oleh Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Mu...
TechRabu, 21 Februari 2024
Teknologi - Kecerdasan Buatan atau yang sering disebut Artificial Intelligence(AI) telah menjadi pusat perhatian...
TechSabtu, 13 Juli 2024
Teknologi - Apple harus rela turun tahta di pasar smartphone di China. Pada kuartal keempat 2024, raksasa teknolo...
TechSelasa, 28 Januari 2025
Teknologi - Baru-baru ini, Instagram mengejutkan penggunanya dengan rencana penghapusan fitur Arsip Story, sebuah...
TechSelasa, 01 Oktober 2024
TEKNOLOGI – TikTok akhirnya menjalin kerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Pada 11 Desember 2023, T...
TechKamis, 01 Februari 2024
Teknologi - Sepopuler apapun sebuah platform jika dapat merugikan pihak yang lain, pada akhirnya akan berangsur r...
TechKamis, 21 September 2023
Tech — Bayu Imaduddin Zulkifli Ahmad, pemuda 27 tahun asal Bekasi, sedang menulis ulang cara dunia menangani kr...
TechSelasa, 01 Juli 2025