Amazon Bakal Tutup Aplikasi Versi Android di Juli 2025
Jumat, 28 Februari 2025
Pengunggah: Redaksi
Tech - Amazon resmi mengumumkan akan menutup toko aplikasinya untuk perangkat Android pada 20 Agustus 2025.
Keputusan ini disampaikan melalui pemberitahuan kepada para pengembang, menegaskan bahwa mereka tidak lagi dapat mengirimkan aplikasi baru ke platform tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Amazon juga mengonfirmasi penghentian program mata uang digital Amazon Coins yang selama ini digunakan untuk membeli aplikasi dan game di toko tersebut.
Pengguna yang masih memiliki Amazon Coins akan menerima pengembalian dana penuh pada tanggal penutupan.
"Mulai 20 Agustus 2025, Amazon Appstore tidak akan lagi tersedia di perangkat Android. Program Amazon Coins juga akan dihentikan pada tanggal yang sama," tulis perusahaan di halaman dukungan resminya, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (28/2/2025).
Amazon menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memfokuskan upaya mereka pada pengalaman Appstore di perangkat internal, seperti Fire TV dan Fire Tablet, yang menjadi basis utama pengguna mereka.
"Kami melihat sebagian besar pelanggan kami lebih aktif menggunakan toko aplikasi di perangkat Amazon sendiri. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menghentikan Amazon Appstore di Android dan mengalihkan fokus ke ekosistem kami sendiri," ujar juru bicara Amazon.
Sebagaiman diketahui, sejak diluncurkan pada 2011, Amazon Appstore berupaya menjadi pesaing Google Play Store dengan menyediakan ekosistem aplikasi alternatif.
Namun, upaya ini tidak membuahkan hasil yang signifikan. Amazon juga pernah mencoba memperkenalkan Fire Phone dengan toko aplikasinya sendiri, tetapi proyek tersebut gagal di pasaran.
Tahun lalu, Amazon mengumumkan akan menghentikan dukungan untuk Amazon Appstore di Windows mulai 5 Maret 2025. Program ini pertama kali diluncurkan pada 2021 dengan tujuan menghadirkan aplikasi Android di ekosistem Windows, namun tidak berhasil menarik banyak pengguna.
Dengan kebijakan baru ini, Amazon semakin memperjelas strateginya untuk memperkuat ekosistem aplikasi eksklusif di perangkatnya sendiri, meninggalkan persaingan di pasar Android yang didominasi oleh Google Play Store.
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Tech - Konsorsium investor yang dipimpin oleh Elon Musk mengajukan penawaran senilai USD 97,4 miliar atau sekitar...
TechSelasa, 11 Februari 2025
TEKNOLOGI – Sobat Youtz! Siapa sangka, ternyata badan intelijen pusat milik AS atau CIA pernah mengalami keboco...
TechJumat, 09 Februari 2024
Teknologi - Sebagai platform yang dapat membagi pesan antar satu ke pengguna lainnya, Telegram terancam ditutup.Â...
TechSenin, 26 Agustus 2024
Teknologi - Dulu, pengen cari info apapun pasti bakal bilang "ketik di google aja", lalu kita bakal dapetin semua...
TechKamis, 16 November 2023
Teknologi – Dari tahun 2020 hingga 2023, pengguna HP di Indonesia menghabiskan waktu penggunaan aplikasi harian...
TechSelasa, 23 Januari 2024
Finance - Sebanyak 450 karyawan Bytedance dikabar resmi diputus kerjanya alias di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)....
TechJumat, 14 Juni 2024
Teknologi - Sobat youtz, pasti diantara kita pernah mengalami hal ini bukan? Saat ponsel terendam air, biasanya k...
TechRabu, 28 Februari 2024
Teknologi – Laporan dari Reuters pada 17 Mei, pihak berwenang AS mengonfirmasi bahwa telah menangkap dua warga ...
TechJumat, 24 Mei 2024
Tech - Virginia Mason Medical Center sepakat menyelesaikan gugatan class action terkait dugaan pembagian data pas...
TechRabu, 05 Maret 2025
Teknologi - Sebagai induk dari perusahaan Google, Alphabet harus menyetujui untuk membayar denda sebesar USD 350 ...
TechSenin, 12 Februari 2024