Web Ekspor, Langkah Awal UMKM Siap Bersaing di Pasar Global
Rabu, 11 September 2024
Pengunggah: Tiara De Silvanita
Teknologi - Dalam era digital yang terus berkembang, pentingnya memiliki kehadiran online bagi bisnis tidak bisa dipandang sebelah mata.
David Alfa Sunarna, yang memiliki pengalaman luas dalam dunia ekspor dan UMKM, menyadari bahwa banyak potensi luar biasa yang dimiliki UMKM Indonesia sering kali kurang didukung oleh profesionalitas dalam bisnis.
"UMKM Indonesia masih kurang profesional, yang menyebabkan ekspor hanya mencapai 15%. Padahal, dengan dukungan yang tepat, angka ini bisa jauh lebih tinggi," jelas David kepada tim Youtzmedia (06/09).
Sebagai contoh sederhana, masih banyak pelaku UMKM yang menghubungi buyer menggunakan email gratisan. Padahal, seharusnya mereka menggunakan email resmi perusahaan yang mencerminkan nama brand mereka.
Misalnya, alih-alih menggunakan alamat email umum, sebaiknya menggunakan format seperti david@coconutindonesia.com.
Selain itu, seringkali komunikasi tersebut tidak disertai dengan katalog produk yang menarik, informasi mengenai sejarah ekspor, atau penjelasan tentang proses produksi.
Padahal, semua informasi ini sangat penting untuk membangun kepercayaan dan menarik minat buyer. Dengan merangkum semua informasi ini dalam satu website yang profesional, UMKM dapat meningkatkan citra mereka dan memperluas jangkauan pasar.
Hal ini akan sangat membantu dalam meningkatkan angka ekspor dan menunjukkan potensi besar yang dimiliki produk lokal kita.
Atas spirit tersebut David menghadirkan platform inovatif yang membantu para eksportir dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk naik kelas melalui website profesional dengan mudah dan terjangkau.
"Setelah kembali dari Amerika, saya melihat banyak teman-teman kita yang memiliki produk berkualitas, seperti beras Krayan dari Kalimantan, yang bahkan dikonsumsi oleh Sultan Brunei. Namun, sayangnya, yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa produk seistimewa ini belum banyak dikenal, baik oleh masyarakat lokal maupun internasional?” Jelasnya.
Banyak orang di dalam negeri sendiri pun belum sepenuhnya menyadari keunggulan beras Krayan. Hal ini menunjukkan bahwa potensi luar biasa yang dimiliki produk lokal kita masih belum dimanfaatkan secara optimal," imbuhnya.
Tidak hanya perihal website semata, tetapi juga membangun identitas produk UMKM agar menonjolkan keunikan yang dimiliki.
"Ketika UMKM memiliki komoditas, penting untuk memiliki website yang baik, logo, dan branding yang menarik. Di sini lah peran kami, juga mendorong pengguna untuk aktif di media sosial agar branding mereka lebih lengkap," tambah David.
Dengan adanya Web Ekspor, para UMKM dapat memiliki website, kartu nama, dan email profesional, yang semuanya merupakan langkah penting untuk meningkatkan citra bisnis.
"Zaman sekarang, biaya pembuatan website masih menjadi kendala bagi banyak UMKM. Dengan platform ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha dapat memiliki website profesional tanpa harus mengeluarkan biaya yang tinggi," tambah David.
Web Ekspor menyediakan berbagai pilihan template yang menarik dan tips dalam memilih nama domain yang efektif agar UMKM Indonesia siap bersaing di pasar global.
(Tir/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Teknologi - Biasanya layar Handphone (HP) yang kita pakai terbuat dari bahan dasar kaca dan plastik dan hal itu t...
TechSenin, 08 Januari 2024
Teknologi - Baru-baru ini dunia Teknologi Informasi mengalami guncangan yang sangat dahsyat, bahkan kejadian te...
TechSelasa, 23 Juli 2024
Teknologi - Baru-baru ini dunia teknologi digital yang fokus membangun koneksi jaringan digemparkan oleh kehadira...
TechSelasa, 25 Juli 2023
Teknologi - Sejumlah perusahaan media besar di Kanada, termasuk CBC/Radio-Canada, Postmedia, Metroland, Toronto S...
TechSenin, 02 Desember 2024
Tech - Dylan, bocah 13 tahun yang kini masuk dalam radar para elite keamanan digital dunia, mengukir prestasi yan...
TechSenin, 07 Juli 2025
Tech — Spaceport NASA, Cape Canaveral, Amerika Serikat, Jumat (12/9/2025), menjadi saksi sejarah bagi Indonesia...
TechJumat, 12 September 2025
Teknologi - Badan Antariksa China tengah mengembangkan teleskop luar angkasa canggih yang digadang-gadang mampu m...
TechSenin, 24 Februari 2025
Tech — Bayu Imaduddin Zulkifli Ahmad, pemuda 27 tahun asal Bekasi, sedang menulis ulang cara dunia menangani kr...
TechSelasa, 01 Juli 2025
Tech - Di tengah memanasnya perang dagang dan teknologi antara Amerika Serikat dan China, Beijing tampaknya menyi...
TechKamis, 17 April 2025
Teknologi - Presiden Joko Widodo resmi menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 32 tahun 2024 pada (20/2/202...
TechJumat, 23 Februari 2024