Timothy Anugerah dan Cerminan Maraknya Perundungan di Indonesia
Senin, 20 Oktober 2025
Pengunggah: Redaksi
Perundungan kembali menggema keras. Pada (15/10), Universitas Udayana di Bali ditimpa kabar duka usai Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa semester 7 Jurusan Sosiologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai empat gedung FISIP setelah mengalami tekanan sosial yang sangat berat dari lingkungan. Kasus ini viral di media sosial karena kuatnya dugaan bahwa Timothy adalah korban perundungan (bullying) yang dilakukan oleh teman-temannya.
Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa berprestasi yang lahir tanggal 25 Agustus 2003 itu sering terlibat dalam forum diskusi mendalam tentang masyarakat. Teman-temannya menggambarkan ia sebagai sosok yang santun, ramah, dan lembut. Meski berasal dari luar Bali, Timothy cepat untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Namun, di balik senyum yang selalu menghiasi wajahnya, ternyata ia memendam luka yang dalam akibat ejekan bertubi-tubi secara terus-menerus.
Perundungan yang menimpa Timothy, mahasiswa asal Bandung ini biasanya dimulai dari hal-hal kecil. Ia seringkali diejek di grup WhatsApp teman-temannya. Tangkapan layar percakapan yang beredar menunjukkan ejekan kasar yang membuatnya merasa sendirian. Bahkan, hingga Timothy meninggal dunia, sebagian mahasiswa menjadikan tragedi itu sebagai bahan candaan di media sosial.
Pada (15/10) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA, Timothy melompat dari lantai empat Gedung FISIP. Berita ini langsung menyebar secara luas, memancing kemarahan masyarakat. Kasus ini menggambarkan bagaimana cepatnya perundungan bisa merusak jiwa seseorang, terutama lingkungan kampus yang harusnya mendukung.
Keluarga Timothy disebut ikhlas dan tidak melapor ke polisi, tapi ini tidak mengurangi kesedihan mereka. Kisah Timothy menjadi sorotan nasional, memicu diskusi tentang perundungan di kampus. Tragedi ini bukan hanya tentang satu nyawa yang hilang, tetapi juga menjadi peringatan keras akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, empatik, dan bebas dari kekerasan.
Psikolog klinis dari Universitas Padjajaran, Angie HarmaliaF mengatakan bahwa candaan yang sudah melewati batas bisa menimbulkan dampak psikologis untuk seseorang yang menerimanya.
“Dampak pada penerima candaan jika candaan yang diterima melewati batas, bisa menurunkan rasa percaya diri, memicu stress, kecemasan, dan tekanan psikologis lainnya,” ujar Anggie.
Peristiwa tragis ini mengguncang nalar publik bahwa perundungan bukan lelucon, keisengan dan kenakalan remaja semata. Hal ini dapat berujung pada hilangnya nyawa. Kampus harus memiliki konselor yang mudah untuk diakses, dan kita semua perlu belajar empati. Jika anda atau orang di sekitar merasa tertekan, hubungi layanan kesehatan jiwa terdekat. Mari ciptakan lingkungan di mana setiap orang akan merasa aman.
Penulis: Radhwa Larasati Tetuko
Editor: Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Menjelang Lebaran 2026, solidaritas terhadap penyintas banjir di Aceh Tamiang kembali mengalir. Pimpinan Wilayah ...
CommunitySenin, 16 Maret 2026
Community — Komunitas Kejar Mimpi Tangerang Selatan kembali menyelenggarakan "program UpSkill: Management Confl...
CommunityKamis, 24 April 2025
Komunitas - Komunitas Rumah Kepemimpinan merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berfokus untuk membentuk...
CommunityKamis, 23 Mei 2024
Community – Organisasi kepemudaan Pemoeda berhasil menggelar Pemoeda Fest 2024 di Wisma Kementerian Pemuda dan ...
CommunitySelasa, 26 November 2024
Brasil menjadi saksi komitmen baru Indonesia terhadap masyarakat adat dan lingkungan. Dalam forum Belem Climate ...
CommunitySenin, 10 November 2025
Community - Komunitas Negeri Kami bersama Paragon Corp (Kahf) melalui program Kahforward menciptakan langkah berd...
CommunityKamis, 26 Desember 2024
Inspirasi - Kelompok 44 KKN FISIP-FIB Bakti Desa (FBD) Jantra Universitas Brawijaya yang menjalani program pengab...
CommunityJumat, 16 Agustus 2024
Community – YouthDozer, tim dari ajang The New L-Men of The Year 2025, berkolaborasi dengan Pusat Informasi dan...
CommunitySelasa, 06 Mei 2025
Community – Komunitas Kejar Mimpi Jakarta (KJM) by CIMB Niaga menggelar aksi kerja bakti dan penyuluhan pengelo...
CommunitySabtu, 01 Februari 2025
Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 dengan aksi filantrop...
CommunityKamis, 20 November 2025