Sempat Heboh di Medsos, Laman Resmi Fakultas Teknik UI Berubah Jadi Situs Pornogr4fi

Selasa, 17 Juni 2025

2820

Pengunggah: Desta Putriyani

gambar-utama
Foto: Fakultas Teknik UI (UI).

Edukasi — Media Sosial (Medsos) sempat dihebohkan dengan unggahan warganet yang mengaku menemukan konten pornografi di salah satu laman resmi milik Universitas Indonesia (UI), tepatnya di situs https://upma.eng.ui.ac.id yang merupakan bagian dari Unit Penjaminan Mutu Akademik (UPMA) Fakultas Teknik UI.

Unggahan tersebut menjadi viral setelah pengguna akun X (sebelumnya Twitter) dengan nama pengguna @z***r memposting tangkapan layar hasil pencarian Google yang menunjukkan tampilan tidak senonoh dari situs tersebut.

“Halo izin tanya, kok aku mau buka pengumuman PPKB, tetapi yang keluar seperti ini ya? Gimana kak,” tulisnya, Senin (16/6/2025).
Namun, berdasarkan pantauan terakhir pada Selasa (17/6/2025), laman tersebut telah kembali normal dan tidak lagi menampilkan konten yang dimaksud.

Menanggapi kejadian tersebut, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Emir Chairullah, menyatakan bahwa dugaan awal penyebab munculnya laman tak pantas itu kemungkinan besar berasal dari cache browser pengguna.

“Kemungkinan cache atau penyimpanan sementara dari browser pengguna,” jelas Emir saat dihubungi.

Meski begitu, Emir juga tidak menutup kemungkinan adanya deface atau peretasan pada laman tersebut. Ia menjelaskan bahwa apabila situs memang sempat diretas, maka Google akan butuh waktu untuk memperbarui tampilannya pada hasil pencarian.

Inilah sebabnya, tampilan tidak wajar itu mungkin masih muncul saat dicari melalui mesin pencari.

Pihak universitas pun sudah menghubungi penanggung jawab laman tersebut di Fakultas Teknik untuk melakukan penelusuran dan penanganan lebih lanjut.

Untuk mencegah kejadian serupa, UI tengah melakukan sejumlah langkah strategis. Beberapa di antaranya adalah:
* Menonaktifkan laman dan sistem lama yang tidak lagi digunakan atau tidak terverifikasi.
* Migrasi besar-besaran terhadap lebih dari 3.000 domain UI ke sistem yang terpusat.
* Penambahan perangkat keamanan digital, seperti firewall jaringan, web application firewall, dan antivirus aplikasi.

“Langkah awal kami adalah mengamankan web universitas dan fakultas, termasuk program studi,” pungkas Emir.

 

(Des/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait