Kanker: Penyakit Pintar dan Mematikan yang Harus Diwaspadai

Rabu, 27 Agustus 2025

3280

Pengunggah: Anna Lutfhiah

gambar-utama
Foto: Gambaran Kanker (Pafi Kabupaten Konawe).

Health - Sobat Youtz tentu tidak asing lagi dengan kanker, penyakit yang sering disebut sebagai salah satu penyebab kematian utama di dunia.

Bukan hanya karena pertumbuhannya yang sulit dikendalikan, tapi juga karena sel kanker punya cara licik untuk bertahan hidup.

Secara medis, penanganan kanker biasanya melalui operasi, kemoterapi, hingga radioterapi. Namun, proses itu sering diwarnai rasa sakit dan efek samping yang bisa menurunkan kualitas hidup pasien. Tidak heran, banyak orang berusaha sebisa mungkin mencegah penyakit ini.

Menariknya, lebih dari seabad lalu, seorang ilmuwan Jerman bernama Otto Heinrich Warburg (1883–1970) menemukan fakta unik. Ia menyatakan bahwa sel kanker “rakus” glukosa dan mengubahnya menjadi asam laktat, meskipun oksigen tersedia. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai Efek Warburg.

Berbeda dengan sel normal yang hanya menghasilkan asam laktat saat kekurangan oksigen, sel kanker justru melakukannya setiap saat. Akibatnya, lingkungan sekitar menjadi lebih asam dan semakin mendukung pertumbuhan kanker.

Dampaknya tidak berhenti di situ. Laktat juga melemahkan respons imun tubuh. Sel imun, seperti limfosit, bisa kekurangan energi untuk melawan. Bahkan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa laktat mampu “membelokkan” fungsi sel imun lain, seperti makrofag, sehingga justru ikut mendukung perkembangan kanker.

Temuan ini menegaskan bahwa kanker bukan sekadar soal pertumbuhan sel abnormal, tapi juga soal bagaimana sel tersebut mengubah ekosistem tubuh agar tetap bisa bertahan.

 

(Ann/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait