Pria di Solo Didiagnosis Kanker Lidah, Dikira Cuma Sariawan Biasa!
Kamis, 12 Desember 2024
Pengunggah: Redaksi
Kesehatan – Kejadian tragis dialami All (33), pria asal Solo yang harus berjuang melawan kanker lidah setelah bertahun-tahun mengabaikan sariawan tak kunjung sembuh.
Penyakit mematikan ini menjadi peringatan penting untuk tidak menyepelekan masalah kesehatan sekecil apa pun.
Diketahui, awalnya, sariawan yang dialami All dianggap sepele karena tidak menimbulkan rasa sakit.
“Awalnya biasa saja, nggak sakit, jadi kami pikir cuma sariawan biasa,” kata Sel, istrinya, Rabu (12/12/2024).
Namun, gejala tersebutterus bertahan hingga dua tahun.
Pada awal 2024, rasa nyeri mulai muncul, diikuti perdarahan di lidah yang semakin parah. All akhirnya memeriksakan diri ke puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit.
Meski biopsi pertama tidak menunjukkan tanda-tanda kanker, kondisinya makin memburuk.
Sel sebagai sang istri mengaku frustrasi karena tidak ada diagnosis jelas meski suaminya terus mengalami perdarahan.
“Aku ngamuk di RS karena suamiku terus perdarahan. Akhirnya dilakukan biopsi kedua, dan hasilnya ganas,” ujar Sel. Hasil tersebut memastikan All mengidap kanker lidah stadium awal.
Lebih lanjut, All langsung menjalani kemoterapi, yang sudah dilakukan sebanyak empat kali. Kini, ia sedang menunggu jadwal operasi rekonstruksi lidah di salah satu rumah sakit di Surabaya.
Selain faktor genetik, kebiasaan merokok sejak usia sekolah dasar dan riwayat mengonsumsi alkohol menjadi pemicu utama kanker lidah yang dialami All.
“Dari muda memang suamiku perokok aktif dan peminum,” ungkap Sel.
Tak hanya soal kesehatan, keluarga All juga harus menghadapi tekanan finansial yang berat.
“HP dan barang-barang berharga lainnya sudah habis dijual. Suamiku berhenti kerja, aku juga berhenti karena fokus ngurus dia,” katanya sambil menahan tangis.
Menurut Mayo Clinic, kanker lidah sering kali bermula dari sariawan yang tak sembuh-sembuh.
Jenis kanker ini terbagi menjadi dua: kanker lidah oral (bermula di mulut) dan kanker orofaring (bermula di tenggorokan). Sayangnya, gejala awal sering disalahartikan sebagai masalah ringan.
Apa yang terjadi terhadap ALL mengajarkan pentingnya kesadaran akan kesehatan. Jangan pernah mengabaikan gejala sekecil apa pun.
Pemeriksaan dini dan pengobatan tepat waktu bisa menyelamatkan nyawa. Jangan sampai terlambat seperti All, yang kini berjuang keras untuk sembuh.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Kesehatan - Sobat Youtz, baru-baru ini lagi ramai soal buah kecubung yang membuat mabuk sebagian orang. Kenapa ya...
HealthJumat, 19 Juli 2024
Health – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa masyarakat dengan gangguan kesehata...
HealthKamis, 18 September 2025
Kesehatan - Sobat youtz, pernah dengar nama asam traneksamat? Salah satu zat aktif yang kini cukup marak pengguna...
HealthSabtu, 09 Desember 2023
Kesehatan - Pada tanggal 27 Mei 2024, Rumah Sakit Khusus Kuwait diserang tepat didepan gerbang dan menewaskan dua...
HealthKamis, 30 Mei 2024
Kesehatan - Sobat youtz! Baru-baru ini lagi heboh soal virus nipah yang berasal dari India. Virus nipah ini dikab...
HealthSenin, 02 Oktober 2023
Kesehatan - Stop TB Partnership Indonesia (STPI) mengadakan dialog publik bersama tim sukses capres dan cawapres...
HealthKamis, 01 Februari 2024
Kesehatan - Di musim penghujan akhir-akhir ini banyak penyakit yang muncul dan dapat beresiko tinggi menyerang so...
HealthSenin, 08 April 2024
Kesehatan - Sobat pasti sudah pernah dengar mengenai leukimia yang merupakan kanker sel darah ganas yang dapat me...
HealthSabtu, 25 Mei 2024
Kesehatan - Ramadhan identik dengan munculnya berbagai macam takjil lezat yang sangat menggugah selera.Namun, mem...
HealthSenin, 25 Maret 2024
Kesehatan - Sobat youtz, baru-baru ini dunia maya sedang heboh pemberitaan penangkapan salah satu public figure t...
HealthRabu, 10 Januari 2024