Dalam Semalam, 771 Ribu Masyarakat di AS Jadi Tunawisma Imbas Krisis Perumahan
Minggu, 29 Desember 2024
Pengunggah: Redaksi
News - Krisis tunawisma di Amerika Serikat (AS) mencapai level darurat. Banyak warga yang mendirikan tenda di pinggir jalan di tengah perkotaan.
Dalam laporan terbaru Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan (HUD) mengungkapkan jumlah tunawisma melonjak hingga 771.480 orang dalam satu malam, hal ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.
Lebih lanjit Peningkatan ini, sebesar 18,1 persen dibanding tahun lalu, menyoroti akar masalah yang belum tertangani, mulai dari kurangnya perumahan terjangkau, inflasi tinggi, hingga upah stagnan.
Menurut HUD, 23 dari setiap 10.000 warga AS kini hidup tanpa rumah tetap.
Diketahui, penghapusan program bantuan era COVID-19, dampak krisis imigrasi, hingga bencana alam disebut-sebut memperburuk kondisi.
Tidak hanya itu, rasisme sistemik masih menjadi faktor tak terlihat yang menahan kemajuan akses perumahan bagi kelompok tertentu.
CEO Koalisi Perumahan Pendapatan Rendah Nasional, Renee Willis, menyebut ini sebagai "tragedi yang bisa diprediksi."
"Ini terjadi karena minimnya investasi dalam solusi jangka panjang untuk perumahan yang terjangkau," ungkapnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Ann Oliva dari Aliansi Nasional untuk Mengakhiri Tunawisma memperingatkan bahwa krisis ini adalah peringatan besar bagi pemerintah.
“Rekor ini menunjukkan perlunya kebijakan berbasis bukti yang konkret. Solusi setengah hati tidak lagi cukup,” katanya.
Kondisi ini menjadi alarm bagi pembuat kebijakan di AS. Saat perumahan menjadi semakin tidak terjangkau bagi banyak warga, tunawisma kini bukan lagi masalah individu, melainkan krisis nasional yang mendesak perhatian serius.
(Far/Tir)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News — Sebuah video yang memperlihatkan Gus Miftah, salah satu pendakwah kondang sekaligus Utusan Khusus Presid...
NewsRabu, 04 Desember 2024
News — Tsunami selain sebuah gelombang besar dari laut, ia juga bencana yang membawa kisah kehilangan, kehancur...
NewsKamis, 31 Juli 2025
News - Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pelatihan gula semut dan jahe instan di Dusun Idaman, De...
NewsSenin, 09 September 2024
News - Sejumlah warga Kelurahan Sukmajaya, Depok, menggelar aksi protes menolak penggunaan mesin pembakar sampah ...
NewsSenin, 23 Desember 2024
Jakarta - Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA membuka rangkaian kegiatan Hari Santri Na...
NewsJumat, 20 Oktober 2023
News - Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai seorang migran di malaysia tewas ditembak di Perairan Ta...
NewsMinggu, 26 Januari 2025
News - Militer Israel melancarkan serangan besar-besaran di wilayah Jenin, Tepi Barat, yang diduduki, hal ini men...
NewsKamis, 23 Januari 2025
News - Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pejabat negara yang terliba...
NewsSenin, 01 Juli 2024
News - Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta memastikan seluruh dokumen penting tetap aman meskipun ruang sekret...
NewsSenin, 30 Desember 2024
News - 15 truk bantuan kemanusiaan milik Program Pangan Dunia (WFP) dijarah pada Kamis malam (22/5/2025), saat he...
NewsSabtu, 24 Mei 2025