Hasil Sidak KPAI: SPPG Nunggak Rp 1 Miliar untuk MBG di Singaparna Tasikmalaya

Senin, 19 Mei 2025

2685

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: KPAI Sidang MBG di Singaparna (priangan).

News – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat melakukan inspeksi mendadak ke dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Singaparna, Minggu (17/5/2025).

Sidak tersebut menjadi bagian dari pengawasan ketat pasca insiden keracunan massal makanan bergizi gratis (MBG) di Rajapolah yang sempat viral di sosial media (sosmed).

KPAI tak cuma menengok dapur, mereka juga memantau langsung proses distribusi MBG ke sekolah-sekolah di sekitar Singaparna. Dalam temuan saat sidak, ada dana 1 miliar yang belum dicairkan oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN).

"Petugas di sini bilang, dana Rp 1 miliar dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum cair. Mereka sempat bingung operasionalnya harus jalan tapi duit belum turun," ujar Wakil Ketua KPAI Jasra Putra di lokasi.

Diketahui, SPPG Singaparna selama ini melayani sekitar 3.000 pelajar dari berbagai jenjang. Namun, dengan belum cairnya dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), jalannya program terancam mandek.

Dalam sidak ini juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta BPOM Tasikmalaya untuk memastikan distribusi MBG tetap aman dikonsumsi dan sesuai standar.

Pasalnya, dapur penyedia MBG untuk wilayah Rajapolah yang sebelumnya bermasalah masih dalam proses evaluasi laboratorium.

"Kami khawatir kalau ini berlarut, kualitas makanan bisa terdampak. Apalagi mitra masyarakat pasti punya keterbatasan. Jangan sampai anak-anak jadi korban sistem yang telat gerak," tegas Jasra.

KPAI mendesak percepatan pencairan anggaran agar program MBG tetap jalan dan tak jadi bom waktu berikutnya.

 

(Far/Tir)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait