Proyek “Sampah Jadi Listrik”, Purbaya Beberkan Asal Dana
Rabu, 04 Februari 2026
Pengunggah: Redaksi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pembiayaan proyek ambisius ini tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagian proyek akan dibiayai oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, sementara sisanya tetap melibatkan peran pemerintah pusat melalui APBN.
“Sebagian dikerjakan Danantara, sebagian lagi dibayar oleh APBN. Tapi yang dibayar pemerintah pusat itu sekalian biaya menjaga kebersihan kota,” ujar Purbaya saat ditemui di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Ia mencontohkan skema pembiayaan di Surabaya, di mana pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp 60 miliar. Dana tersebut tidak hanya ditujukan untuk proyek pengolahan sampah, tetapi juga sebagai bagian dari anggaran menjaga kebersihan lingkungan perkotaan. Menurut Purbaya, pengeluaran semacam ini merupakan konsekuensi logis dari upaya negara memastikan kualitas lingkungan tetap terjaga, termasuk di daerah wisata seperti Bali.
Persoalan sampah di Bali sendiri menjadi salah satu sorotan. Purbaya menilai penanganan sampah di Pulau Dewata tak kunjung tuntas akibat rumitnya koordinasi antarpemerintah daerah. “Akhirnya Bali jadi kotor sekali. Dulu saya pernah sampai harus mendamaikan antar pemda,” ungkapnya.
Proyek WTE ini nantinya akan mengolah sampah menjadi bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Presiden Prabowo menargetkan proyek tersebut mulai berjalan secara bertahap dalam dua tahun ke depan. Namun, pemerintah juga menyadari bahwa teknologi ini bukan solusi murah.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol sebelumnya mengakui bahwa WTE merupakan metode pengolahan sampah dengan biaya paling mahal. Satu unit PLTSa bisa membutuhkan belanja modal hingga Rp 3 triliun, dengan biaya operasional tahunan yang mencapai Rp 1 triliun.
Karena itu, pemerintah tidak memaksakan penerapan WTE di seluruh daerah. Teknologi ini hanya dianggap layak secara ekonomi di wilayah dengan timbulan sampah sangat besar. Pemerintah pun menetapkan syarat minimal produksi sampah di atas 1.000 ton per hari, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.
Dengan kriteria tersebut, proyek “sampah jadi listrik” diharapkan benar-benar menyasar daerah prioritas yang selama ini kewalahan menghadapi persoalan sampah. Di tengah mahalnya biaya, pemerintah menaruh harapan agar investasi besar ini dapat menjadi jalan keluar jangka panjang—bukan hanya untuk mengurangi tumpukan sampah, tetapi juga menghadirkan energi alternatif bagi kota-kota besar di Indonesia.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Bisa-bisanya seorang influencer parenting yang seharusnya menjadi teladan untuk menjaga dan mendidik anak...
NewsKamis, 01 Agustus 2024
PDi berbagai daerah di Indonesia, pemandangan yang kontras semakin mudah ditemui. Di satu sisi, bangunan Satuan P...
NewsSelasa, 14 Juli 2026
News – Kenaikan pangkat Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari mayor menjadi letnan kolonel (letko...
NewsMinggu, 09 Maret 2025
News - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memilih meninggalkan ruang sidang saat pembacaan putusan sela s...
NewsSelasa, 04 Februari 2025
News – Langit gelap menyelimuti Prancis Selatan, tepatnya di kota Marseille akibat kebakaran hutan.Sebagaimana ...
NewsSabtu, 12 Juli 2025
News - Sobat Youtz, kabar duka datang dari salah satu Wakil presiden RI ke-9, Hamzah Haz yang dinyatakan mening...
NewsRabu, 24 Juli 2024
Di tengah meningkatnya jumlah penderita diabetes di Indonesia, berbagai cara alami untuk membantu mengendalikan k...
NewsSelasa, 14 Juli 2026
News — Seorang mahasiswi berinisial ST (19) asal Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan,...
NewsSelasa, 10 Juni 2025
News – Rencana pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, resmi ditu...
NewsSelasa, 22 April 2025
Harga cabai rawit merah kembali menyentuh level tinggi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (...
NewsSelasa, 14 Juli 2026