Investasi Pabrik Energi oleh PT Bukit Asam, Serapan Tenaga Kerja Jadi Perhatian
Selasa, 05 Mei 2026
Pengunggah: Redaksi
Langkah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membangun fasilitas hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatra Selatan, menandai babak baru ambisi industrialisasi energi nasional. Proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) ini tak hanya diposisikan sebagai solusi pengurangan impor LPG, tetapi juga sebagai mesin pencipta lapangan kerja—meski efektivitasnya tetap menjadi sorotan.
Dengan luas mencapai 585 hektare di kawasan Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE), proyek ini diproyeksikan menyerap sekitar 5.380 tenaga kerja. Sebagian besar, yakni 4.300 pekerja, akan terlibat pada fase konstruksi, sementara sisanya sekitar 1.010 orang akan bekerja saat operasional berjalan. Angka ini menjadi salah satu klaim utama yang diangkat perusahaan dalam menunjukkan kontribusi sosial-ekonomi proyek tersebut.
Direktur Hilirisasi PTBA, Turino Yulianto, menegaskan komitmen perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal, khususnya dari wilayah Sumatra Selatan seperti Muara Enim dan Lahat. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa manfaat ekonomi tidak hanya berhenti pada level korporasi dan negara, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar tambang.
Namun demikian, sejumlah pertanyaan muncul terkait kualitas dan keberlanjutan pekerjaan yang tercipta. Dominasi tenaga kerja pada fase konstruksi menimbulkan kekhawatiran bahwa lonjakan serapan tenaga kerja hanya bersifat sementara. Di sisi lain, jumlah tenaga kerja saat fase operasional yang jauh lebih kecil mengindikasikan terbatasnya peluang kerja jangka panjang.
Proyek ini sendiri merupakan hasil kolaborasi antara MIND ID, PT Pertamina (Persero), serta berada di bawah koordinasi BPI Danantara. Pabrik tersebut dirancang untuk mengolah 7 juta ton batu bara menjadi 1,4 juta ton DME per tahun, yang setara dengan sekitar 1 juta ton LPG.
Secara strategis, proyek ini diharapkan mampu menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG. Namun, di tengah dorongan global menuju energi bersih, investasi besar pada hilirisasi batu bara juga mengundang kritik. Pengembangan energi berbasis batu bara dinilai berpotensi bertentangan dengan komitmen transisi energi dan pengurangan emisi karbon.
Selain DME, PTBA juga merencanakan pengembangan produk turunan lain seperti synthetic natural gas (SNG) hingga bahan bakar cair. Ini menunjukkan bahwa kawasan Tanjung Enim diproyeksikan menjadi pusat industrialisasi batu bara terintegrasi dari hulu ke hilir.
Di satu sisi, proyek ini menghadirkan optimisme terhadap kemandirian energi dan penguatan industri domestik. Namun di sisi lain, publik menanti kejelasan: sejauh mana investasi besar ini benar-benar mampu menciptakan manfaat berkelanjutan, baik bagi tenaga kerja lokal maupun bagi arah transisi energi Indonesia di masa depan.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Data terbaru yang didapatkan dari ...
NewsJumat, 07 November 2025
News – Amerika Serikat (AS) memperkuat upaya diplomasi dengan mitra-mitra regionalnya dalam meredakan krisis ya...
NewsSelasa, 05 November 2024
News - Dalam persidangan kasus korupsi pengelolaan timah yang merugikan negara hingga 300 triliun, Hakim Sidang d...
NewsKamis, 29 Agustus 2024
JAKARTA – Dalam rangka mengkampanyekan kebersihan yang telah berlangsung selama 1 bulan, mulai dari Agustus hi...
NewsSelasa, 19 September 2023
Pengadaan perangkat keamanan jaringan senilai Rp1,4 miliar di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten menuai sorota...
NewsRabu, 01 April 2026
Persoalan sampah kembali menjadi sorotan pemerintah, terutama ketika upaya penanganannya justru berpotensi mengha...
NewsSenin, 19 Januari 2026
News - Selain terhadap Palestina, kekejaman Israel terus berlangsung ke sejumlah negara lainnya. Kini, Yaman yang...
NewsSelasa, 23 Juli 2024
Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapus skema pensiun seumur hidup bagi anggota DPR dan pejabat tinggi...
NewsMinggu, 22 Maret 2026
News - Warga Penjaringan di Jakarta Utara (Jakut) mengeluhkan kondisi air di Kali Kamal Muara yang berbusa tebal ...
NewsJumat, 17 Januari 2025
News - Komisi III DPR RI melontarkan kritik terhadap operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberant...
NewsKamis, 21 Agustus 2025