Jalan Ceger Raya Terendam, Banjir Memutus Akses Utama Bintaro – Pondok Aren

Sabtu, 24 Januari 2026

965

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/01/22/20062991/akses-bintaro-pondok-aren-terputus-imbas-banjir-di-jalan-ceger-raya?page=2

Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan pada Kamis (22/1/2025) kembali menyisakan persoalan klasik. Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, yang menjadi salah satu akses utama penghubung Bintaro–Pondok Aren, terendam banjir hingga membuat arus lalu lintas lumpuh total.
Genangan air mulai terlihat sejak sekitar pukul 18.00 WIB dan dengan cepat menutup hampir seluruh badan jalan. Kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melintas. Dari arah Bintaro menuju Pondok Aren, begitu pula sebaliknya, pengendara terpaksa berhenti atau mencari jalur alternatif.

Meski kondisi jalan tak memungkinkan, beberapa pengendara nekat menerobos genangan. Upaya itu berujung mogok. Di tengah situasi tersebut, pemandangan kontras justru terlihat: anak-anak bermain dan berenang di area banjir. Sebagian dari mereka bahkan membantu mendorong sepeda motor dan mobil yang terjebak di tengah genangan air.

Salah satu warga sekitar, Fitri (32) mengatakan banjir di Jalan Ceger Raya bukan kejadian baru. Menurutnya, genangan hampir selalu muncul setiap kali hujan deras turun dengan durasi lama.

“Kalau hujan deras dan lama, pasti banjir. Airnya enggak cepat surut,” ujarnya yang dikutip dari kompas.com.

Ia menilai buruknya sistem drainase menjadi penyebab utama banjir tak kunjung teratasi. Kondisi tersebut, kata Fitri, sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan.

“Tadi ada beberapa yang putar balik karena enggak bisa lewat,” katanya.

Hingga pukul 19.40 WIB, genangan air masih menutup sebagian besar jalan. Polisi bersama warga setempat berjaga di lokasi untuk mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas demi menghindari risiko mogok maupun kecelakaan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan mencatat sedikitnya tujuh titik banjir tersebar di wilayah tersebut pasca hujan deras. Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian, menyebut tinggi muka air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 50 sentimeter dan berdampak pada ratusan kepala keluarga.

“Sebagian lokasi sudah dilaporkan surut, sementara petugas masih melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Dian saat dihubungi Kamis malam.

BPBD masih menyiagakan personel di sejumlah titik rawan banjir untuk melakukan asesmen dan mengantisipasi kemungkinan genangan susulan. Banjir di Jalan Ceger Raya kembali menegaskan persoalan tata kelola drainase yang belum tuntas—sebuah pekerjaan rumah yang terus berulang setiap musim hujan tiba.

Penulis : Radhwa Larasati Tetuko

Editor : Tiara De Silvanita

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait