KPK Panggil Petinggi BI hingga Anggota DPR Terkait Kasus CSR
Kamis, 11 September 2025
Pengunggah: Vina Triwardani
News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Salah satu yang hadir adalah anggota DPR RI, Satori (ST), yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Benar, hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap saudara ST dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengelolaan dana bantuan sosial Bank Indonesia dan OJK,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Selain Satori, KPK juga memanggil sejumlah saksi dari berbagai instansi.
Nama-nama yang dipanggil antara lain Tri Subandoro (mantan analis BI), Mohammad Jufrin (Badan Supervisi OJK), Puji Widodo (Kepala Divisi Relasi Publik BI), Pribadi Santoso (Kepala Departemen Keuangan BI), Fillianingsih Hendrata (Deputi Gubernur BI), serta anggota DPR RI lainnya seperti Ecky Awal Muchmaram dan Dolfie Othniel Frederic Palit.
KPK menjelaskan, kasus ini bermula dari kewenangan Komisi XI DPR dalam menetapkan anggaran BI dan OJK pada periode 2020–2022.
Dalam praktiknya, BI dan OJK disebut memberikan dana program sosial untuk kegiatan anggota Komisi XI, yakni sekitar 10 kegiatan per tahun dari BI dan hingga 24 kegiatan per tahun dari OJK.
Namun, penyidik menduga dana tersebut tidak digunakan sesuai peruntukan. Satori disebut menerima sekitar Rp12,52 miliar, sementara rekannya sesama anggota DPR, Heri Gunawan (HG), menerima Rp15,86 miliar.
Uang tersebut diduga dipakai untuk kepentingan pribadi, mulai dari pembangunan showroom hingga pembelian rumah dan mobil.
Meski sudah berstatus tersangka, baik Satori maupun Heri hingga kini belum ditahan. KPK menegaskan proses hukum akan terus berjalan untuk menuntaskan kasus ini.
(Vin/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Setahun telah berlalu, namun pilu yang dirasakan oleh rakyat Palestina masih berlanjut hingga hari ini....
NewsSelasa, 08 Oktober 2024
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program...
NewsRabu, 11 Februari 2026
News - Presiden Amerika Serikat (As), Donald Trump batal diusulkan oleh Pakistan masuk nominasi Nobel Perdamai us...
NewsSenin, 23 Juni 2025
News - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Chennai, India, baru-baru ini mengalami mutasi jabatan setelah memak...
NewsKamis, 07 November 2024
Nasib pembangunan BUMN Tower setinggi 778 meter di Ibu Kota Negara (IKN) kini diselimuti tanda tanya besar. Setel...
NewsJumat, 07 November 2025
News - Israel tak berkutik setelah mendengar keputusan Dewan Kehormatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) yang ...
NewsSelasa, 11 Juni 2024
Pagi itu, 19 Oktober 1987, rel kereta di kawasan Pondok Betung, Bintaro, menjadi saksi salah satu hari tergelap d...
NewsKamis, 07 Mei 2026
News — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meringkus Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, pada Kamis (7/8/2025) mala...
NewsJumat, 08 Agustus 2025
News – Kecelakaan dialami rombongan bus pariwisata di jalur lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Ti...
NewsSenin, 15 September 2025
News - Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Isla...
NewsSelasa, 08 Oktober 2024