Lansia Diduga Lakukan Pelecehan di KRL Jakarta–Bogor, KCI Siapkan Sanksi Blacklist
Selasa, 27 Januari 2026
Pengunggah: Redaksi
Perjalanan rutin menggunakan KRL Jakarta–Bogor berubah menjadi pengalaman tidak menyenangkan bagi seorang penumpang perempuan. Seorang pria lanjut usia berusia 63 tahun diduga melakukan pelecehan terhadap korban saat berada di dalam rangkaian KRL, Sabtu (24/1/2026). Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial.
Insiden tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @info_jabodetabek. Dalam unggahan itu dijelaskan bahwa korban semula turun di Stasiun Manggarai dan transit untuk melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Depok Baru. Saat kereta melaju, korban merasakan sentuhan dari arah belakang yang membuatnya tidak nyaman.
Kondisi gerbong saat itu memang terbilang ramai, namun masih terdapat ruang di sekitar posisi korban. Karena itu, pada awalnya korban mengira sentuhan tersebut terjadi secara tidak sengaja akibat desakan penumpang lain. Kecurigaan baru muncul ketika KRL melintas Stasiun Duren Kalibata.
Korban kemudian menoleh ke belakang dan menyadari bahwa penumpang di belakangnya adalah seorang laki-laki. Situasi semakin jelas setelah penumpang lain memberitahukan bahwa pria lansia tersebut diduga melakukan pelecehan. Mengetahui hal itu, korban langsung berontak dan meminta pertolongan.
Petugas KRL yang berada di dalam rangkaian segera mengamankan situasi dan membawa korban serta terduga pelaku ke ruang keamanan setibanya di Stasiun Tanjung Barat.
Manager Public Relations KAI Commuter (KCI), Leza Arlan, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya tengah menelusuri kejadian melalui rekaman CCTV analytic yang terpasang di setiap stasiun.
“Laporannya diterima di Stasiun Tanjung Barat untuk kejadian di dalam Commuter Line Jakarta–Bogor,” ujar Leza saat dikonfirmasi, Senin (26/1/26).
Sebagai langkah tegas, KAI Commuter menyiapkan sanksi blacklist terhadap terduga pelaku. Sanksi tersebut membuat yang bersangkutan tidak diperbolehkan lagi menggunakan layanan KRL.
“Terduga pelaku akan kami blacklist dan tidak diperbolehkan menggunakan Commuter Line. Yang bersangkutan bukan pelaku yang pernah di blacklist sebelumnya,” jelas Leza.
Selain itu, KAI Commuter juga menyatakan komitmennya untuk mendampingi korban, baik dalam proses hukum maupun pemulihan psikologis akibat trauma yang dialami.
Leza turut mengimbau seluruh pengguna KRL untuk tidak ragu melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan tidak pantas selama perjalanan. “Berani speak up, segera minta bantuan kepada petugas di stasiun atau di dalam kereta, serta kepada pengguna lain,” katanya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya rasa aman di transportasi publik serta peran aktif semua pihak dalam mencegah dan menghentikan tindakan pelecehan.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
Pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Data terbaru yang didapatkan dari ...
NewsJumat, 07 November 2025
Seorang perempuan muda asal Bandung, Rifa Rahnabila, dituntut hukuman satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum...
NewsRabu, 21 Januari 2026
News - Restoran cepat saji terbesar di dunia McDonald's (McD) mendapat ancaman boikot dari warganet usai disinyal...
NewsMinggu, 15 Oktober 2023
Upaya penertiban kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terus bergulir. Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama ...
NewsSabtu, 24 Januari 2026
News - Pihak berwenang Korea Selatan (Korsel) resmi menangkap Presiden Yoon Suk Yeol pada Senin (15/1/2025) pukul...
NewsRabu, 15 Januari 2025
News – Julukan “Gubernur Konten” disematkan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, oleh Gubernur Kaliman...
NewsRabu, 30 April 2025
News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat...
NewsSabtu, 08 Maret 2025
News - Dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-79 yang berlangsung pada Selasa, 10 Septembe...
NewsSelasa, 17 September 2024
News - Kehadiran Muhammadiyah di Kecamatan Samalanga, Bireuen, Ace sudah sejak tahun 1930. Awalnya hubungan Muham...
NewsSabtu, 21 Oktober 2023
News - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali melontarkan pernyataan kontroversial yang bikin komunitas internasio...
NewsSelasa, 24 Juni 2025