Mengganggu Aktivitas Warga, Kali Kamal di Penjaringan Jakut Keluarkan Busa Berbau Menyengat

Jumat, 17 Januari 2025

3760

Pengunggah: Redaksi

gambar-utama
Foto: Kondisi Kali Muara Penjaringan Jakut (ANTARA).

News - Warga Penjaringan di Jakarta Utara (Jakut) mengeluhkan kondisi air di Kali Kamal Muara yang berbusa tebal dan mengeluarkan bau menyengat.

Kondisi ini terjadi tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan sore, mengganggu aktivitas warga yang melintas di sekitar kawasan tersebut.

Salah satu warga bernama Amel (24), warga setempat, mengungkapkan bahwa busa putih ini sudah menjadi pemandangan sehari-hari sejak tahun 2024.

“Busa muncul tiga kali sehari, sekitar pukul 08.00 pagi, 12.00 siang, dan 18.00 sore. Kalau pompa rumah air beroperasi, busa langsung keluar,” ujar Amel kepada wartawan, Jumat (17/1/2025).

Selain itu, Nurul Huda, warga lainnya, menduga busa ini berasal dari pencemaran limbah rumah tangga, pergudangan, dan pabrik di sekitar wilayah tersebut. Ia juga menyebut bahwa kemunculan busa mulai terjadi sejak pembangunan rumah pompa polder Kamal.

“Setiap kali rumah pompa membuang air ke kali, busa selalu muncul. Bau menyengat seperti bahan kimia juga tercium,” kata Nurul.

Pantauan di lokasi menunjukkan permukaan air kali berwarna hitam pekat, dengan buih-buih putih yang terbawa arus.

Dari bau tidak sedap dari busa tersebut menguatkan dugaan adanya pencemaran limbah.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan warga tetapi juga memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait langkah penanganan kondisi tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan untuk mengatasi masalah pencemaran di Kali Kamal Muara. 

“Kami ingin kali ini kembali bersih seperti dulu,” tutur Nurul.

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait