Peringati May Day, Ribuan Buruh Demo dI DPR Minta UU Ciptaker Dihapus

Kamis, 01 Mei 2025

2970

Pengunggah: Siti Nurhaliza

gambar-utama
Foto: Aksi May Day (VOI).

News — Massa buruh kembali melakukan aksi demonstrasi di jantung ibu kota dala memperingati Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2025). Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) berkumpul di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, menyuarakan tuntutan pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja alias Omnibus Law.

“Kami tidak datang hanya untuk merayakan May Day, tapi untuk mengingatkan bahwa undang-undang ini menyengsarakan buruh,” seru Sunarno, Koordinator Aksi GEBRAK, dari atas mobil komando.

Diketahui, tuntutan utama yang digaungkan adalah pencabutan Omnibus Law yang dinilai berpihak pada pengusaha dan melemahkan posisi buruh. Sunarno juga menekankan pentingnya payung hukum yang benar-benar melindungi seluruh jenis pekerja, tak hanya mereka yang bekerja di sektor manufaktur.

“Negara harus hadir. Undang-undang perlindungan buruh itu bukan cuma wacana, tapi kebutuhan. Buruh bukan mesin produksi, kami manusia,” tegasnya.

Tak hanya soal regulasi, GEBRAK juga menyoroti gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi masif dalam enam bulan terakhir. Bagi mereka, ini menjadi cerminan ketidaksiapan pemerintah dalam menghadapi tekanan ekonomi global.

“Kalau krisis datang, buruh yang pertama dikorbankan. Di mana negara? Pemerintah terlalu lambat membaca arah angin,” kritik Sunarno.

Aksi berjalan tertib dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Namun, pesan yang dibawa massa buruh hari ini tak sebatas seruan tahunan. Mereka datang dengan keresahan nyata, dan berharap suara mereka didengar dan dapat ditindak lanjuti.

 

(Nur/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait

gambar-berita-lainnya
Sah! Cuti Hamil Jadi 6 Bulan

News - Sobat youtz, apa yang kamu lakukan kalau dapat jatah cuti 6 bulan? Liburan? Kerja part time di tempat lain...

News

Rabu, 05 Juni 2024