Festival Jalur Langit: Self-Love Menjadi Jalan untuk Keseimbangan Hidup

Senin, 18 November 2024

5075

Pengunggah: Fathiyyah Azizah

gambar-utama
Foto: Festival Jalur Langit 2024 (Youtzmedia/Fathia).

Jakarta – Festival Jalur Langit kembali menjadi perhatian, khususnya bagi generasi muda yang mendambakan keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat.

Mengusung tema “Self-Love with Self-Peace”, acara ini digelar di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI pada Jumat (17/11).

Acara ini menghadirkan pembicara inspiratif yang membahas konsep self-love dari sudut pandang spiritual Islam.

Festival ini menghadirkan nama-nama berpengaruh, seperti Akmal Zahir, seorang imam sekaligus pengusaha muda, dan Andreina Safira, influencer serta pendiri platform mageriin.id.

Hadir pula Rinaldi Nur Ibrahim, pendiri Youtz Media, dan Putri Ratu Balqist, seorang kreator konten muslimah.

Mengembalikan Makna Self-Love dalam Perspektif Islam

Dalam paparannya, Akmal Zahir menekankan bahwa self-love sejati harus berlandaskan hubungan yang erat dengan Sang Pencipta.

“Self-love yang benar adalah yang membawa ketenangan jiwa, bukan sekadar mengejar kebahagiaan duniawi. Allah menyukai hamba-Nya yang hidup dalam ketenangan dan syukur,” ujar Akmal.

Imam Besar Amerika itu menambahkan, mencintai diri sendiri tidak berarti menomorsatukan ego.

Sebaliknya, hal ini diwujudkan melalui syukur atas nikmat Allah dan menjaga diri dari hal-hal yang merusak.

Andreina Safira turut menggarisbawahi pentingnya hubungan spiritual dalam menjalani self-love.

“Sebagus-bagusnya healing adalah kembali kepada Allah. Perbaiki hubungan dengan-Nya melalui ibadah, seperti shalat, dan cari tahu apa yang benar-benar kita butuhkan sebagai makhluk-Nya,” tuturnya.

Iman sebagai Fondasi Keseimbangan Hidup

Keseimbangan antara prestasi duniawi dan kedekatan spiritual menjadi tema utama yang dibahas.

Akmal mengingatkan bahwa keberhasilan apa pun yang diraih tidak boleh membuat seseorang lupa kepada Allah.

“Setinggi apa pun pencapaian kita, semuanya berasal dari Allah. Jangan lupa untuk selalu kembali kepada-Nya,” tegasnya.

Andreina menambahkan bahwa popularitas dan pengaruh yang dimiliki adalah amanah besar.

“Followers saya adalah ujian dari Allah. Jika niat tidak diluruskan, pujian bisa menjadi racun yang merusak hati,” ungkapnya.

Keduanya sepakat bahwa iman adalah kunci untuk menjaga keseimbangan hidup.

“Iman itu seperti baterai, kadang bisa lowbatt. Kita perlu terus mengecas iman agar tetap kuat menghadapi tantangan hidup,” jelas Akmal.

Self-Love dan Kesehatan Mental

Diskusi juga menyinggung relevansi self-love dengan isu kesehatan mental.

Andreina menyebut bahwa rasa galau dan overthinking sering kali menjadi sinyal bahwa jiwa membutuhkan nutrisi spiritual.

“Masalah seperti insecure dan overthinking bisa diatasi dengan mengelola respons kita terhadap rasa tersebut. Salah satu solusi terbaik adalah mendekatkan diri kepada Allah,” katanya.

Akmal menambahkan bahwa rasa syukur berperan penting dalam menjaga kesehatan mental.

“Allah selalu memberikan petunjuk-Nya kepada kita. Dengan bersyukur, kita bisa merasakan ketenangan batin,” ujarnya.

Self-Love Sebagai Amanah

Festival ini menegaskan bahwa self-love bukan sekadar tren, melainkan perjalanan spiritual yang melibatkan Allah SWT.

Dengan mendekatkan diri kepada-Nya, seseorang dapat menemukan keseimbangan hidup yang sejati, baik untuk urusan duniawi maupun akhirat.

“Self-love bukanlah alasan untuk mengabaikan amanah, tetapi cara untuk menjaga diri agar tetap dalam ridha-Nya,” tutup Akmal.

Festival Jalur Langit menjadi momentum berharga untuk generasi muda memahami bahwa mencintai diri sejati hanya bisa tercapai dengan kedekatan kepada Sang Maha Pencipta.

 

(Fat/Far)

Tags

tag_fill_round [#1176] Created with Sketch.

Berita terkait