Ratusan Rumah dan Areal Persawahan Terendam Usai Tanggul Kalimalang Karawang Jebol
Senin, 19 Januari 2026
Pengunggah: Redaksi
Kegiatan yang berjalan seperti biasa di Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (16/1/2026), tanggul irigasi Kalimalang jebol. Air yang mengalir deras dari arah Curug pun meluap, merendam pemukiman warga hingga sawah yang siap dipanen.
Luapan air tak hanya menggenangi halaman dan ruas jalan desa, tetapi juga masuk ke rumah-rumah warga. Data sementara mencatat sedikitnya 235 rumah terdampak, dengan total 810 jiwa merasakan langsung dampak kejadian tersebut. Ketinggian air bervariasi, berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter, memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Meski demikian, ada pula warga yang memilih bertahan karena air mulai berangsur surut.
Tak jauh dari permukiman, hamparan sawah yang sebentar lagi memasuki masa panen ikut terendam. Bagi para petani, genangan air ini memunculkan kekhawatiran tersendiri. Padi yang seharusnya segera dipanen kini terancam gagal, meski pemerintah daerah berupaya agar tanaman tersebut masih bisa diselamatkan.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, yang turun langsung meninjau lokasi, menyebut kerusakan terjadi pada tanggul sebelah kanan dengan panjang sekitar lima meter. Ia menjelaskan, aliran air Kalimalang yang menuju Jakarta dan sekitarnya terpaksa diturunkan debitnya dari 50 menjadi 20 meter kubik per detik sebagai langkah darurat untuk mengurangi tekanan air.
“Air ini mengalir dari wilayah Curug menuju Jakarta. Karena tanggul jebol, aliran air kami turunkan,” ujar Aep yang dikutip dari detik.com.
Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat dengan menerjunkan alat berat untuk penanganan darurat. Koordinasi juga dilakukan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna mempercepat perbaikan tanggul. Fokus utama saat ini, kata Aep, adalah keselamatan warga serta pendataan kerugian, termasuk lahan pertanian yang terdampak.
Di tengah upaya penanggulangan, satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat tanah di bawahnya tergerus aliran air. Pemerintah daerah berjanji akan segera menangani dan membangun ulang rumah tersebut.
Peristiwa jebolnya tanggul Kalimalang ini menjadi pengingat rapuhnya infrastruktur pengairan di tengah cuaca dan tekanan debit air yang tinggi. Bagi warga Margakaya, harapannya sederhana: air segera surut, tanggul kembali kokoh, dan kehidupan bisa berjalan normal seperti sedia kala.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Sebagai wadah dalam menumbuh-kembangkan potensi anak muda di seluruh Indonesia, Youth Ranger Indonesia (Y...
NewsSenin, 30 Oktober 2023
News - Australia dilaporkan berencana untuk mengakui negara Palestina segera, atau dalam hitungan hari. Pengakuan...
NewsSenin, 11 Agustus 2025
News - Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Isla...
NewsSelasa, 08 Oktober 2024
News - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan a...
NewsSabtu, 21 September 2024
Community - Minimarket Indomaret Warujayeng, Nganjuk, mendadak jadi pusat perhatian setelah ribuan anggota komuni...
NewsSelasa, 17 Desember 2024
News — Dunia akhirnya tahu soal narasi Israel terkait terowongan besar milik Hamas di Koridor Philadelphia tern...
NewsRabu, 23 April 2025
News - Pijar Fondation sukses menggelar acara The Futurist Summit 2023. Salah satu konferensi bertemakan masa dep...
NewsRabu, 13 Desember 2023
News — Penangkapan mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS karena mengunggah meme bergambar P...
NewsSabtu, 10 Mei 2025
News – Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang selama dua dekade terakhir dikenal sebagai “Pang...
NewsSelasa, 22 Juli 2025
News - Sobat Youtz, ada kabar kabar kurang mengenakkan nih dari salah satu calon presiden Amerika Serikat saat in...
NewsMinggu, 14 Juli 2024