Potret Korban Gempa Dua Tahun Lalu di Maroko Masih Hidup di Tenda Darurat
Rabu, 17 September 2025
Pengunggah: ANINDYA MEYLA KARTIKA SARI
News - Dua tahun pascagempa dahsyat 2023, ribuan warga di pegunungan Atlas, Maroko, masih bertahan hidup di tenda darurat.
Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan, apalagi pemerintah justru gencar membangun stadion untuk Piala Afrika 2025 dan Piala Dunia 2030.
Lahcen Abarda, 72 tahun, salah satu penyintas, harus terus menambal terpal plastik yang menjadi rumah bagi dirinya dan dua putrinya.
“Kami ingin pulih, bukan sekadar bertahan,” ujarnya.
Gempa berkekuatan 6,8 magnitudo itu menewaskan hampir 3.000 orang dan merusak puluhan ribu rumah. Namun, banyak korban menilai bantuan rekonstruksi belum cukup.
Kekecewaan tersebut memuncak dalam aksi unjuk rasa di depan parlemen Rabat, bertepatan dengan dua tahun peringatan gempa. Puluhan penyintas membawa spanduk nama desa yang hancur dan meneriakkan, “Uang gempa, ke mana perginya? Ke festival dan stadion.”
Pemerintah mengklaim sudah menyalurkan 4,6 miliar dirham untuk bantuan rumah. Setiap korban rumah runtuh total menerima 140.000 dirham, sementara rumah rusak sebagian mendapat 80.000 dirham. Namun, angka itu jauh di bawah alokasi lebih dari 20 miliar dirham untuk stadion.
Data resmi menyebut 51.000 dari 59.675 rumah rusak sudah dibangun kembali, dan semua tenda darurat dibongkar. Tetapi kelompok pendamping korban membantah. Mereka menegaskan masih banyak keluarga hidup di hunian sementara dengan dana yang tak mencukupi.
Di Desa Anerni, rumah bata sederhana memang sudah berdiri, tetapi sebagian warga masih tinggal di gubuk seng seadanya. Beberapa bahkan harus menguras tabungan keluarga demi melanjutkan pembangunan.
(Ani/Far)
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Dewan Perwakilan Rakyat Israel atau yang disebut Knesset mengeluarkan Rancangan Undang-undang (RUU) terkai...
NewsMinggu, 03 November 2024
News - baru-baru ini publik dihebohkan dengan kejadian bullying di sebuah video viral yang menampilkan penganiaya...
NewsKamis, 28 September 2023
News - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East di markas besar Perserikatan ...
NewsRabu, 24 September 2025
News - Saat Hamas menyerang 22 lokasi di Israel Selatan 7 Oktober lalu, media-media barat pro-Israel membingkai...
NewsKamis, 19 Oktober 2023
News - Ribuan warga Amerika Serikat (AS) kembali memadati jalan-jalan besar pada Sabtu (19/4/2025) untuk menyuara...
NewsMinggu, 20 April 2025
News – Amerika Serikat (AS) memperkuat upaya diplomasi dengan mitra-mitra regionalnya dalam meredakan krisis ya...
NewsSelasa, 05 November 2024
News – Polda Banten bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 577 kasus narkoba sepanjang tahun 2025.Dari peng...
NewsRabu, 17 September 2025
News - Ketegangan yang semakin tinggi antara China dan Philipina di Laut China Selatan membuat Kapal induk berten...
NewsKamis, 21 Desember 2023
Upaya revisi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan kian menuai perhatian dari berbagai organisasi m...
NewsKamis, 09 April 2026
News - Warga Desa Rantau Pulut meminta Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk tanggap terkait permasalahan Plasma Saw...
NewsRabu, 11 September 2024