Waspada Virus Nipah, Pemerintah Perketat Pengawasan Bandara
Kamis, 29 Januari 2026
Pengunggah: Redaksi
Pemerintah memperketat pengawasan kesehatan di pintu masuk internasional, menyusul merebaknya kasus virus Nipah di India yang dilaporkan memiliki tingkat kematian lebih dari 40 persen. Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi salah satu fokus utama upaya antisipasi tersebut.
Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, mengatakan penguatan pengawasan dilakukan terhadap seluruh pelaku perjalanan udara dari luar negeri. Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan dini guna mencegah potensi masuknya virus berbahaya ke Indonesia.
Menurut Naning, Indonesia sejatinya telah memiliki sistem pengawasan kesehatan yang terintegrasi melalui sistem olimnesia. Melalui sistem ini, setiap pelaku perjalanan diwajibkan mengisi deklarasi kesehatan sebelum tiba di Tanah Air. Data tersebut digunakan untuk memetakan kondisi kesehatan penumpang sekaligus riwayat perjalanan mereka selama 21 hari terakhir.
“Dari data itu, kami bisa mengetahui profil kesehatan setiap pesawat yang akan mendarat di Indonesia, sehingga pengawasan bisa dilakukan lebih awal,” ujar Naning di Tangerang, Banten, Selasa (27/1/2026) yang dikutip dari kompastv.com.
Tak hanya mengandalkan laporan mandiri penumpang, skrining juga dilakukan berlapis. Maskapai penerbangan diminta melakukan pemeriksaan kesehatan awal di negara keberangkatan, yang kemudian dilanjutkan dengan pengecekan setibanya penumpang di bandara tujuan. Otoritas Bandara Soekarno-Hatta turut menyiapkan pos pemeriksaan khusus di terminal, lengkap dengan thermal scanner dan petugas kesehatan yang memantau kondisi penumpang secara langsung.
Naning menegaskan, pelaku perjalanan yang menunjukkan gejala mirip virus Nipah akan mendapatkan pengawasan ketat dan diminta mematuhi pedoman kesehatan yang berlaku. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penularan di dalam negeri.
Di sisi lain, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Pola hidup bersih dan sehat menjadi kunci penting dalam pencegahan penyakit menular.
“Imbauan kami, jaga kebersihan, konsumsi makanan sehat, buah-buahan dikupas dan dicuci bersih, serta jaga keseimbangan kesehatan tubuh,” kata Naning.
Berdasarkan keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menyerang paru-paru dan otak. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, rasa kantuk berlebihan, kebingungan, hingga kondisi berat seperti koma. Dengan pengawasan yang diperketat di bandara, pemerintah berharap potensi penyebaran virus tersebut dapat dicegah sejak dini.
Penulis : Radhwa Larasati Tetuko
Editor : Tiara De Silvanita
Tags
Berita Populer
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
Berita terkait
News - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia siap membuka hubungan diplomatik d...
NewsRabu, 28 Mei 2025
News - Aksi pembakaran oleh warga Israel terhadap markas The United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) menua...
NewsJumat, 10 Mei 2024
Malang - Kota Malang kembali berduka, kali ini peristiwa berdarah terjadi di salah satu Kafe belakang kampus Univ...
NewsSenin, 26 Juni 2023
News – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat melakukan inspeksi mendadak ke dapur umum atau Satuan Pe...
NewsSenin, 19 Mei 2025
News – Lebih dari seribu anak muda pemimpin komunitas di seluruh Indonesia mendaftar gelaran Konferensi 1000 P...
NewsSelasa, 30 April 2024
News - Bisa-bisanya seorang influencer parenting yang seharusnya menjadi teladan untuk menjaga dan mendidik anak...
NewsKamis, 01 Agustus 2024
Ridho Rahmadi diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (28/1/2026). Usai pemeriksaan, ia menegaskan bahwa ka...
NewsMinggu, 01 Februari 2026
News - Niat hati ingin healing setelah menempuh ujian sekolah dengan pergi berwisata, namun hal tersebut menjad...
NewsRabu, 22 Mei 2024
PAnggaran sewa kendaraan dinas Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebesar Rp19,95 miliar pada Tahun Anggaran 2026 ...
NewsSelasa, 14 Juli 2026
News - Layanan Kesehatan Cuma Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar World Clean Up Day (WC...
NewsSelasa, 24 September 2024